Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Tenggara Lembata, Ini Penjelasan BMKG
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah tenggara Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (21/1/2026) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-Gempa-bumi-berkekuatan-magnitudo-30-mengguncang-wilayah-tenggara.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah tenggara Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (21/1/2026) sore.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 15.01 WIB.
Pusat gempa berada di koordinat 8,96 Lintang Selatan dan 123,97 Bujur Timur, atau sekitar 76 kilometer tenggara Lembata, dengan kedalaman 64 kilometer.
BMKG menyebutkan informasi gempa ini disampaikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih dapat berubah seiring kelengkapan dan pemutakhiran data.
Wilayah Lembata Rawan Gempa
Wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Lembata, dikenal sebagai salah satu kawasan rawan gempa di Indonesia.
Hal ini disebabkan posisinya yang berada di zona pertemuan lempeng tektonik besar, yakni Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia, serta dipengaruhi aktivitas Lempeng Pasifik.
Selain itu, kawasan ini juga dipengaruhi sejumlah patahan aktif dan jalur subduksi yang kerap memicu aktivitas seismik, baik gempa dangkal maupun gempa menengah hingga dalam.
Dampak Dipengaruhi Magnitudo dan Kedalaman
BMKG menjelaskan, gempa dengan magnitudo 3,0 tergolong kecil.
Ditambah dengan kedalaman 64 kilometer, energi gempa cenderung melemah sebelum mencapai permukaan.
Kombinasi magnitudo kecil dan kedalaman menengah tersebut membuat gempa ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan dan hanya dirasakan lemah atau bahkan tidak dirasakan sama sekali oleh masyarakat di permukaan.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Imbauan BMKG dan Tips Menghadapi Gempa
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Warga juga diminta untuk selalu memantau informasi resmi hanya melalui kanal BMKG.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, masyarakat di daerah rawan gempa disarankan:
- Tetap tenang saat gempa terjadi dan lindungi kepala
- Menjauhi bangunan retak, kaca, dan benda yang mudah jatuh
- Segera keluar menuju area terbuka jika berada di dalam bangunan
- Mengetahui jalur evakuasi di lingkungan masing-masing
- Tetap Waspada dan Pantau Informasi Resmi
BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan, mengingat wilayah NTT memiliki aktivitas kegempaan yang cukup tinggi.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan tetap tenang dalam menyikapi setiap kejadian gempa bumi.
(*)
| Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km |
|
|---|
| Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Rabu Sore 25 Februari 2026, Cek Lokasi |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Dirasakan 24 Februari 2026! Terjadi di Darat Pulau Jawa |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi! Gempa Magnitudo Perairan Jawa, Terjadi Malam Hari |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Senin Siang 23 Februari 2026, Cek Lokasi hingga Kedalama |
|
|---|