Bansos 2026

Bansos 2026 Gunakan DTSEN, Ini 5 Kelompok Penerima Prioritas dan Cara Cek Pakai KTP

Pada tahun 2026, penyaluran bansos diprioritaskan bagi kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, yakni Desil 1 hingga Desil 5.

Editor: Tita Rumondor
Canva
BANSOS 2026 - Ilustrasi uang bansos (diedit menggunakan Canva pada Senin 5 Januari 2026) - Pemerintah memperketat penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya acuan. Bansos diprioritaskan bagi masyarakat Desil 1 hingga Desil 5 melalui tiga program utama. 

Ringkasan Berita:
  • Penyaluran bansos 2026 hanya mengacu pada DTSEN untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari tumpang tindih data penerima.
  • Pemerintah menyalurkan PKH, BPNT, dan PIP sebagai program prioritas untuk mendukung kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan masyarakat.
  • Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id menggunakan data e-KTP.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah menetapkan kebijakan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada tahun anggaran 2026 dengan menitikberatkan pada ketepatan sasaran penerima.

Kebijakan ini diberlakukan secara nasional dengan menjadikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya basis data resmi dalam menentukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca juga: BPNT Cair Bertahap Mulai Januari 2026, Ada Pula BLT Kesra Rp900.000

Melalui pemanfaatan DTSEN, pemerintah berupaya memastikan bahwa bantuan sosial hanya disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pada tahun 2026, penyaluran bansos diprioritaskan bagi kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, yakni Desil 1 hingga Desil 5.

Baca juga: BPNT Rp600 Ribu Cair 2026, Intip Jadwal Penyaluran hingga Cara Cek Penerima

DTSEN Jadi Acuan Tunggal Bansos 2026

Pada 2026, pemerintah secara tegas memperketat kriteria penerima bantuan sosial dengan mengandalkan DTSEN sebagai rujukan utama.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi kesalahan sasaran, tumpang tindih data, serta meningkatkan akurasi dan transparansi penyaluran bansos.

Dengan kebijakan tersebut, bantuan sosial difokuskan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan yang masuk dalam kategori prioritas.

Seluruh program bansos 2026 disusun agar tepat guna, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Cara Pantau Bansos 2026: Cek Penerima, Tahap, dan Waktu Cair

Tiga Program Bansos Utama Tahun 2026

Pemerintah menetapkan tiga program bantuan sosial sebagai prioritas utama sepanjang tahun 2026, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Ketiga program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan tetap menjadi tulang punggung kebijakan bansos pemerintah karena menyasar kelompok paling rentan melalui tiga komponen utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Pada komponen kesehatan, bantuan diberikan kepada ibu hamil serta anak usia dini dengan total nilai mencapai Rp 3 juta per tahun.

Sementara itu, kelompok lansia dan penyandang disabilitas menerima bantuan sebesar Rp 2,4 juta per tahun.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Februari 2026 (2 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved