Berita Viral
Awalnya Dikira Maag, Remaja di Kalbar Ternyata Hamil, Terduga Pelaku Kakek dan Pamannya
Awalnya dikira sakit maag, remaja ini terungkap hamil akibat dugaan pelecehan keluarga sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BERITA-VIRAL-Ilustrasi-pelecehan-anak-Awalnya-dikira-sakit-maag.jpg)
Ringkasan Berita:
- Terungkapnya Kehamilan: Awal dari Keluhan Maag
- Setelah didesak oleh orang tua, remaja 15 tahun itu akhirnya menceritakan trauma yang dialaminya.
- Ia mengaku telah dilecehkan oleh kakeknya berinisial P dan pamannya berinisial R.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus dugaan pelecehan seksual tragis menimpa seorang remaja berusia 15 tahun di Kalimantan Barat.
Melansir dari TribunPontianak.co.id, gadis belia ini harus menanggung akibat dari perbuatan biadab yang diduga dilakukan oleh kakek dan pamannya sendiri.
Kasus yang sebelumnya stagnan kembali mencuat setelah pihak keluarga menunjuk Humanity Women Children Indonesia (HCWI) sebagai kuasa hukum untuk menuntut keadilan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena korban diduga menjadi sasaran pelampiasan nafsu bejat oleh orang-orang yang seharusnya dekat dan melindunginya, yakni kakek dan pamannya. Ironisnya, hingga kini kedua terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Baca juga: Kronologi Lengkap Bocah 12 Tahun Habisi Nyawa Ibu Sendiri, Terungkap Gara-gara Game Dihapus
Kronologi Terungkapnya Kehamilan: Awal dari Keluhan Maag
Kenyataan mengejutkan mengenai kondisi korban terungkap secara tidak sengaja.
Awalnya, orang tua korban mengira gadis belia itu hanya menderita sakit maag karena sering mengeluh sakit perut.
"Awalnya orangtua mengira anaknya sakit maag. Sudah diberi obat puyer tapi tidak kunjung sembuh. Akhirnya dibawa ke tukang urut, di sanalah baru diketahui fakta memilukan bahwa korban ternyata sedang hamil," ungkap Eka Nurhayati Ishak, Kuasa Hukum korban dari HCWI, Senin 29 Desember 2025.
Setelah didesak oleh orang tua, remaja 15 tahun itu akhirnya menceritakan trauma yang dialaminya. Ia mengaku telah dilecehkan oleh kakeknya berinisial P dan pamannya berinisial R.
Baca juga: Antara Koalisi dan Suara Publik, Sikap Demokrat soal Pilkada Dipertanyakan
Diancam Akan Diusir dari Rumah
Perbuatan bejat ini diduga dilakukan di bawah ancaman.
Berdasarkan pengakuan korban, kakeknya mengancam akan mengusir korban dari rumah jika ia membocorkan kejadian tersebut.
Kondisi menjadi semakin buruk ketika beberapa bulan kemudian, pamannya (R) juga diduga ikut melakukan pelecehan terhadap keponakannya sendiri.
Baca juga: 3 Bansos Bisa Kembali Dicairkan Awal 2026, Simak Cara Cek Penerimanya
Update Penanganan Kasus: Keluarga Menuntut Keadilan
Laporan resmi sebenarnya telah dilayangkan ke Polda Kalbar sejak 24 November 2025.
Namun, keluarga menilai proses hukum berjalan lambat karena kedua pelaku belum diamankan.
Fakta terkini penanganan kasus:
Status Pelaku: Terduga pelaku P dan R masih bekerja sebagai juru parkir di salah satu tempat makan di Pontianak.