Rabu, 25 Maret 2026

Gempa Bumi

Baru Saja Terjadi Gempa Bumi di Pulau Jawa, BMKG Catat Magnitudo dan kedalaman Hanya 14 Km

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 terjadi di wilayah Selatan Pulau Jawa pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 22.27 WIB.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Baru Saja Terjadi Gempa Bumi di Pulau Jawa, BMKG Catat Magnitudo dan kedalaman Hanya 14 Km
BMKG
GEMPA -- Gempa bumi magnitudo 3,2 mengguncang wilayah selatan Jawa pada Jumat (26/12/2025) pukul 22.27 WIB dengan kedalaman 14 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi magnitudo 3,2 mengguncang wilayah selatan Jawa pada Jumat (26/12/2025) pukul 22.27 WIB dengan kedalaman 14 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. 
  • Kawasan ini rawan gempa karena berada di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. 
  • BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, serta memantau informasi resmi dan memahami langkah aman saat gempa terjadi.
 

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 terjadi di wilayah Selatan Pulau Jawa pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 22.27 WIB.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 9,29 Lintang Selatan dan 113,51 Bujur Timur dengan kedalaman 14 kilometer, sehingga diklasifikasikan sebagai gempa dangkal.

Wilayah selatan Jawa dikenal sebagai salah satu zona rawan gempa di Indonesia.

Kawasan ini berada tepat di atas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia, sebuah proses tektonik aktif yang kerap memicu gempa bumi.

Aktivitas subduksi tersebut menjadi penyebab utama seringnya gempa terjadi di perairan selatan Jawa, baik berskala kecil maupun menengah.

Gempa dengan magnitudo 3,2 umumnya hanya menimbulkan getaran lemah hingga ringan dan jarang menyebabkan kerusakan.

Baca juga: Terkini! Gempa Bumi Jumat Sore 26 Desember 2025, Ini Titik Koordinatnya

Meski kedalamannya relatif dangkal, energi gempa tergolong kecil sehingga dampaknya terbatas dan kemungkinan hanya dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat di sekitar pusat gempa. 

Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya.

Warga di wilayah rawan gempa diingatkan untuk memahami langkah dasar mitigasi, seperti berlindung di tempat aman saat gempa terjadi, menjauhi bangunan atau benda yang berisiko jatuh, serta menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.

BMKG mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kesiapsiagaan, dan terus memantau informasi resmi melalui kanal BMKG guna memperoleh pembaruan yang akurat dan tepercaya terkait aktivitas kegempaan di Indonesia. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved