Khazanah Islam
Amalan-amalan Hari Jumat, Perbanyak Pahala di Waktu Istimewa
Simak-simak amalan-amalan di hari Jumat, waktu yang istimewa dalam ajaran Islam. Allah menciptakan Nabi Adam, menurunkannya dari surga ke bumi
Ringkasan Berita:
- Hari Jumat diyakini sebagai hari istimewa: Nabi Adam diciptakan, diturunkan, dan wafat pada hari ini
- Umat Islam dianjurkan bersegera ke masjid sebelum khotbah Jumat
- Memperbanyak salawat dan membaca alquran di hari Jumat
TRIBUNGORONTALO.COM – Simak-simak amalan-amalan di hari Jumat, waktu yang istimewa dalam ajaran Islam.
Melansir dari Nu Online, Allah menciptakan Nabi Adam, menurunkannya dari surga ke bumi, dan juga mewafatkannya di hari Jumat.
Di dalam hari Jumat terdapat satu waktu mustajab, di mana setiap doa seorang hamba akan dikabulkan oleh Allah, selama tidak meminta hal yang berdosa atau memutus tali silaturahmi.
Bahkan, hari kiamat pun diyakini akan terjadi di hari Jumat. Seluruh malaikat merasa cemas akan datangnya kiamat setiap Jumat.
Karena keutamaannya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan pada malam dan hari Jumat. Berikut adalah amalan-amalan yang dapat dilakukan:
Bersegera Menuju Masjid
Sejak pagi hari Jumat, umat Islam dianjurkan untuk segera menuju masjid. Semakin awal seseorang datang, semakin besar pahala yang diperoleh. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang mandi seperti mandi junub pada hari Jumat, kemudian berangkat di waktu pertama, maka seakan ia berkurban unta. Di waktu kedua, seakan berkurban sapi. Di waktu ketiga, seakan berkurban kambing bertanduk. Di waktu keempat, seakan berkurban ayam. Di waktu kelima, seakan berkurban telur. Ketika imam keluar untuk khutbah, para malaikat hadir dan mendengarkan khutbahnya.” (HR Bukhari dan Muslim)
Membaca Doa Saat Keluar Rumah
Membaca doa ketika keluar rumah, terutama menuju masjid, membawa keberkahan. Doa yang dianjurkan:
Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah
“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.”
Menggunakan Parfum atau Wewangian
Setelah mandi dan berpakaian rapi, menggunakan parfum atau wewangian yang suci juga dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Bagi siapa yang ingin melaksanakan salat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak).”
(HR Ibnu Majah)
Mengenakan Pakaian Putih, Rapi, dan Bersih
Memakai pakaian putih yang bersih saat salat Jumat merupakan sunnah yang dianjurkan.
Pakaian putih juga mengingatkan kita pada kain kafan sebagai simbol akhir kehidupan. Rasulullah SAW bersabda:
“Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Memotong Kuku dan Kumis
Menjaga kebersihan diri dengan memotong kuku dan mencukur kumis juga dianjurkan sebelum salat Jumat. Dalam hadits disebutkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ شَارِبِهِ وَأَظَافِرِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ
“Nabi SAW biasa mencukur kumis dan kukunya di hari Jumat.” (HR Imam Al-Baihaqi)
Mandi Sunah
Mandi sebelum salat Jumat merupakan sunnah yang dianjurkan, dimulai sejak fajar hingga sebelum waktu salat. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya.” (HR Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)
“Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi salat Jumat, maka hendaklah ia mandi.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Memperbanyak Salawat
Melafalkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW sangat dianjurkan di hari dan malam Jumat.
Bisa dilakukan melalui marhabanan, membaca salawat Barzanji, atau bentuk lainnya. Rasulullah SAW bersabda:
أَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ وَيَوْمَ الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
“Perbanyaklah membaca salawat kepadaku di hari dan malam Jumat. Barangsiapa membaca salawat untukku satu kali, maka Allah membalasnya sepuluh kali.” (HR al-Baihaqi)
Membaca Alquran
Selain berdzikir dan berdoa, membaca alquran juga sangat dianjurkan. Di malam Jumat, surat Yasin dan Al-Kahfi menjadi bacaan utama. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah memberinya sinar cahaya di antara dua Jumat.” (HR al-Hakim)
Pada hari Jumat, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas juga dianjurkan dibaca sebanyak tujuh kali setelah salat Jumat.
Dzikir, Doa, Tawasul, dan Istighotsah
Malam Jumat adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir dan doa. Sebagai hari yang paling utama, Jumat menjadi momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Umat Islam dianjurkan untuk mendoakan keluarga yang masih hidup dan mengirimkan doa kepada yang telah wafat melalui tawasul dan istighotsah.
Hari Jumat adalah hari penuh berkah dan keutamaan. Dengan memperbanyak amalan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, umat Islam dapat meraih pahala besar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Artikel ini dioptimasi dari Nu Online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-muslim-duduk-di-masjid.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.