Mobil MBG Tabrak Siswa
Bukan Rem Blong, Sopir Mengantuk Jadi Penyebab Mobil MBG Tabrak Murid SD
Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MOBIL-MBG-Satu-unit-mobil-MBG-hilang-kendali-dan-menabrak-siswa.jpg)
Kasatpel Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Cilincing, Dardi Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan tersebut.
“Untuk kemarin kita sudah laksanakan pemeriksaan secara fisik ataupun road test terhadap kendaraan tersebut,” kata Dardi di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat.
Mobil MBG tersebut diketahui merupakan kendaraan keluaran tahun 2023.
Dari hasil pemeriksaan, Dishub tidak menemukan adanya kerusakan pada sistem pengereman.
“Dari sistem pengereman, kita bisa melihat dari pedal rem, terus ke reservoir tank untuk minyak rem, tetap tidak ada kekurangan,” jelas Dardi.
Ia menambahkan bahwa seluruh saluran hidrolik rem berfungsi normal tanpa adanya kebocoran.
“Tidak ada kebocoran di selang-selang, baik yang membagi depan kanan-kiri maupun belakang kanan-kiri. Rem depan cakram dan rem belakang tromol juga berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Selain rem utama, Dishub juga menguji rem parkir, yang hasilnya dinyatakan masih dalam kondisi baik.
Penyelidikan Masih Berlanjut
Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan prosedur operasional pengangkutan makanan MBG, jadwal kerja sopir, serta aspek keselamatan dalam distribusi makanan ke sekolah.
Insiden ini menjadi perhatian serius karena melibatkan keselamatan siswa sekolah dasar serta program pemerintah yang menyasar anak-anak.
Aparat menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
(*)