Kompas Gramedia
Jakob Oetama Pendiri Kompas Gramedia Dianugerahi Tokoh Pers Indonesia dari Dewan Pers
Dewan Pers menganugrahi Pendiri Kompas Gramedia, Liliek Oetama menjadi Tokoh Pers Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/CEO-Kompas-Gramedia-Liliek-Oetama-fffffffff8888.jpg)
Penghargaan Wartawan Tangguh diberikan kepada Muhammad Rifki Juliana, wartawan Tribun Banten, yang menjadi korban pengeroyokan saat menjalankan tugas jurnalistik.
Meski mengalami kekerasan, Rifki dinilai tetap setia pada profesinya dan menjunjung tinggi etika jurnalistik.
Rifky sebelumnya menjadi korban pengeroyokan oleh pihak PT Genesis Regeneration Smelting pada 21 Agustus 2025.
Dia dianiaya saat meliput penyegelan perusahaan tersebut oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam sambutannya, Rifky menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan Tribun Network yang terus memberikan pendampingan dalam proses hukum.
"Terima kasih juga kepada CEO Tribun Network Bang Dahlan, beserta Direktur Pemberitaan, yang mana hingga saat ini terus memberikan pendampingan proses hukum," tuturnya.
Sementara itu, penghargaan Tokoh Kemanusiaan dan Perdamaian dianugerahkan kepada Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla.
Ia dinilai berkontribusi besar dalam menjaga kemerdekaan pers serta berperan aktif sebagai tokoh perdamaian, termasuk dalam proses perdamaian di Aceh dan Poso.
Dewan Pers menilai sikap konsisten Jusuf Kalla dalam mendukung kebebasan pers dan penegakan Undang-Undang Pers sejalan dengan semangat reformasi dan penguatan demokrasi di Indonesia.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat mengatakan, penghargaan tersebut merupakan ajang apresiasi tertinggi yang didedikasikan bagi insan pers sebagai pilar keempat demokrasi bangsa.
"Saya ucapkan selamat yang sebesar-besarnya. Anda semua adalah inspirasi bagi kami dan juga sumber motivasi. Teruslah berkarya dan teruslah menjadi mata, telinga, serta hati nurani publik," kata Komaruddin dalam sambutannya.
Komaruddin menegaskan, Dewan Pers berkomitmen memastikan kebebasan pers tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab dan kepatuhan pada Kode Etik Jurnalistik.
"Marilah kita jadikan momen ini sebagai penegasan kembali komitmen bersama kita untuk menjaga ekosistem pers yang sehat, adil, dan bermartabat," ujarnya.
Profil Jakob Oetama, Tokoh Pers Indonesia
Jakob Oetama lahir di sebuah desa bernama Desa Jowahan, 500 meter sebelah timur Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931.
Jakob Oetama wafat pada Rabu (9/9/2020) di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara pada umur 88 tahun.
| Kompas Gramedia Gorontalo Bertemu Sekda Bone Bolango Iwan Mustapa |
|
|---|
| Kongres Wanita Indonesia Luncurkan Gerakan Waktu Bermain Anak saat Hari Anak Nasional 2025 |
|
|---|
| Bentara Budaya Jakarta Gelar Pameran Seni Rupa : Menggambar Dapat Mencegah Pelemahan Otak |
|
|---|
| 5 Aktivitas Seru Bareng Si Kecil di Rumah saat Liburan Sekolah |
|
|---|
| Grup Kompas Gramedia Silaturahmi ke Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Perkuat Sinergitas & Kekeluargaan |
|
|---|