Gempa Bumi
Perairan Jawa Diguncang Gempa Rabu Pagi 10 Desember 2025, Kedalaman Hanya 18 Km
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang wilayah selatan Indonesia pada Rabu (10/12) pukul 08.44 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-magnitudo-27-mengguncang-selatan-Jawa-pada-Rabu-pagi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang wilayah selatan Indonesia pada Rabu (10/12) pukul 08.44 WIB.
BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 8,28 Lintang Selatan dan 108,48 Bujur Timur, dengan kedalaman 18 kilometer.
Area selatan Jawa–Bali memang menjadi salah satu zona paling aktif secara tektonik di Indonesia.
Kawasan ini berada di jalur pertemuan Lempeng Indo-Australia yang menujam ke bawah Lempeng Eurasia.
Proses subduksi inilah yang memicu gempa-gempa dangkal hingga menengah, termasuk yang terjadi pagi ini.
Selain itu, sejumlah patahan lokal di sekitar zona subduksi dapat ikut aktif ketika terjadi akumulasi energi, sehingga getaran kecil seperti M 2,7 kerap muncul sebagai pelepasan energi tektonik rutin.
Kekuatan Kecil, Kedalaman Dangkal: Dampak Sangat Terbatas
Dengan magnitudo yang relatif kecil, M 2,7, gempa ini tergolong lemah dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan.
Namun, kedalaman 18 km termasuk kategori dangkal-menemgah, sehingga getarannya berpotensi lebih terasa di permukaan dibanding gempa yang lebih dalam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun gangguan aktivitas masyarakat.
Imbauan BMKG: Tetap Tenang, Kenali Langkah Aman
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Meski gempa kecil, penting untuk selalu memahami langkah keselamatan dasar:
Segera menjauh dari bangunan yang retak atau berpotensi roboh.
Matikan listrik dan kompor jika guncangan terasa.
Baca juga: Buol Diguncang Gempa Pagi Ini, BMKG Ingatkan Waspada Susulan
Lindungi kepala dan leher jika berada di dalam ruangan.
Setelah gempa berhenti, menuju ruang terbuka yang aman.
Hindari menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Tetap Tenang dan Pantau Info Resmi
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, serta memantau informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi, website, dan kanal media sosial resmi lembaga tersebut.
(*)