BLT Kesra
BLTS Kesra Rp900 Ribu Kini Tahap Akhir Pencairan, Segera Cek Apakah Kamu Termasuk Penerima
Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai Rp900 ribu ini sejak Oktober 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/blt-pkl-di-sragen-dan-klaten-cair.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra kini memasuki tahap akhir.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai Rp900 ribu ini sejak Oktober 2025.
Belasan juta keluarga telah menerima hak mereka. Ada yang dicairkan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ada pula PT Kantor Indonesia.
Pemerintah Daerah pun mulai menyerahkan BLTS Kesra secara langsung ke tangan penerima.
“Tahap pertama itu ada 15 juta lebih yang sudah tersalurkan, tahap kedua hampir 12 juta tengah proses penyaluran, dan nanti tahap ketiga ada sekitar 8 juta yang disalurkan,” ujarnya, dikutip dari KompasTV.
Lantas, bagaimana cara mendaftar BLTS Kesra?
Pertama, siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Lalu datangi kantor desa atau kelurahan tempat tinggalmu.
Setelah itu, mintalah formulir Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Lengkapi data diri sesuai KTP dan KK.
Pihak desa atau kelurahan nantinya bakal menentukan apakah keluarga Anda layak atau tidak mendapatkan BLTS Kesra.
Data keluarga yang dianggap layak akan dikirikman ke dinas sosial untuk diusulkan sebagai keluarga penerima manfaat.
Cara Cek Nama di Daftar Penerima
Lewat Situs Resmi
1. Buka browser di ponsel atau komputer, kemudian akses alamat
https://cekbansos.kemensos.go.id.
Ini adalah portal resmi Kementerian Sosial untuk pengecekan status bantuan sosial.
2. Di halaman utama, Anda akan melihat formulir yang harus diisi lengkap. Mulai dengan memilih provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan sesuai alamat domisili Anda.
3. Setelah data wilayah terisi, masukkan nama lengkap persis seperti yang tertulis di KTP. Kesalahan penulisan sekecil apa pun bisa membuat sistem gagal mengenali data.