Rabu, 18 Maret 2026

Pemkab Pohuwato

Bangun IPLT Tahun 2026, Pemkab Pohuwato Gorontalo Ingin Limbah Jadi Sumber PAD Baru

Pemerintah Kabupaten Pohuwato menargetkan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) pada tahun 2026 sebagai salah satu program

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bangun IPLT Tahun 2026, Pemkab Pohuwato Gorontalo Ingin Limbah Jadi Sumber PAD Baru
TribunGorontalo.com
PENGOLAHAN - Ilustrasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Pemerintah Kabupaten Pohuwato menargetkan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) pada tahun 2026 sebagai salah satu program unggulan daerah.

Tak sekadar untuk memperbaiki layanan sanitasi, proyek ini diproyeksikan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru melalui pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Program tersebut merupakan usulan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan digadang-gadang sebagai “Project Brilliant 2026”.

Baca juga: TPP Dihitung dari Nol Setiap Hari, ASN Pohuwato Wajib Catat Aktivitas Kerja

Kepala DLH Pohuwato, Sumitro Monoarfa, menyebut bahwa IPLT tidak hanya mengatasi persoalan limbah rumah tangga yang selama ini membebani masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi dari hasil pengolahan tinja.

Menurut Sumitro, limbah yang diolah melalui IPLT dapat menghasilkan berbagai produk, seperti kompos, biogas untuk kebutuhan dapur, biofuel pengganti BBM, hingga material bangunan seperti batu bata.

Bahkan, beberapa hasil olahan dapat dikembangkan menjadi pakan ternak maupun bahan kimia tertentu.

“IPLT ini bukan hanya soal sanitasi, tetapi langkah maju untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Banyak produk turunan yang bisa dimanfaatkan, dan ini bisa menjadi sumber PAD baru,” ujar Sumitro, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan, pengolahan menjadi biogas berpotensi mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah isu kelangkaan gas yang sering terjadi.

Sementara pemanfaatan biofuel memberi alternatif energi yang dapat diakses masyarakat secara lebih murah.

DLH Pohuwato juga menilai bahwa inovasi ini akan membuat sektor lingkungan hidup tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi menjadi institusi yang mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi warga.

“Kami ingin menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan primer masyarakat,” tambah Sumitro.

Pemkab Pohuwato berharap pembangunan IPLT dapat menjadi langkah awal bagi daerah untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru berbasis lingkungan.

Selain memperkuat sanitasi, pemerintah menilai program ini mampu mendorong kreativitas, inovasi, sekaligus menambah pendapatan daerah dari sektor yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai.

Pembangunan IPLT dijadwalkan dimulai pada 2026 dan saat ini DLH tengah menyempurnakan perencanaan teknis serta skema pemanfaatan produk hasil pengolahan limbah.

Pemkab berharap proyek ini menjadi model pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Pohuwato.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved