TEKNOLOGI

Apple Diprediksi Geser Samsung sebagai Produsen Ponsel Nomor Satu Dunia

Apple diperkirakan akan menyalip Samsung dan menjadi produsen ponsel terbesar di dunia untuk pertama kalinya sejak 2011, menurut analisis terbaru

Editor: Wawan Akuba
Annyce Lyn
WARNA -- Apple kembali membuat kejutan menjelang peluncuran iPhone 18 Pro dengan bocoran warna yang tidak biasa. Alih-alih hitam dan putih klasik, seri terbaru ini disebut akan hadir dalam pilihan “coffee”, “purple”, dan “burgundy”. Bocoran ini langsung memicu rasa penasaran penggemar, apalagi setelah warna iPhone 17 Pro tahun lalu menuai perdebatan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Apple diperkirakan akan menyalip Samsung dan menjadi produsen ponsel terbesar di dunia untuk pertama kalinya sejak 2011, menurut analisis terbaru para ahli.

Lembaga riset Counterpoint Research memprediksi Apple akan mengirimkan sekitar 243 juta unit iPhone tahun ini, mengungguli Samsung yang berada di angka 235 juta unit.

Angka tersebut setara dengan 19,4 persen pangsa pasar smartphone global untuk Apple, dibandingkan 18,7 persen untuk Samsung.

Posisi ini menempatkan perusahaan raksasa teknologi bernilai triliunan dolar tersebut di atas para pesaingnya dari Asia untuk pertama kalinya dalam 14 tahun. Lebih jauh lagi, para analis memperkirakan Apple akan mempertahankan posisi puncak global hingga setidaknya tahun 2029, bahkan mungkin lebih lama.

Yang Wang, analis di Counterpoint Research, mengatakan bahwa kesuksesan penjualan iPhone 17 yang dirilis September lalu memberikan dorongan besar, terutama selama musim liburan dengan penjualan yang disebutnya “bumper”.

Menurutnya, permintaan iPhone juga mencapai rekor baru di negara-negara berkembang seperti India, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.

“Apple secara aktif bekerja dengan mitra distribusi untuk memperluas penetrasi di pasar domestik, atau membuka toko ritel langsung,” ujarnya kepada Daily Mail.

“Ditambah lagi nilai dolar AS yang melemah sepanjang tahun, konsumen di luar negeri memiliki sedikit peningkatan daya beli dan mampu melakukan upgrade yang lebih premium.”

iPhone 17 Laris di Berbagai Negara

Penjualan seri iPhone 17 di AS 12 persen lebih tinggi dalam empat minggu pertama peluncuran dibandingkan seri iPhone 16 (tidak termasuk iPhone 16e).

Di China, penjualannya bahkan 18 persen lebih tinggi, meski iPhone Air belum dirilis pada tahap awal.

Sementara di Jepang, penjualan dalam empat minggu pertama naik 7 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Wang juga menyoroti adanya kelompok pengguna iPhone yang tidak selalu membeli model terbaru setiap tahun, namun kini mulai memasuki fase upgrade.

“Di luar sambutan pasar yang sangat positif terhadap iPhone 17, faktor utama yang mendorong peningkatan pengiriman adalah siklus penggantian perangkat yang mencapai titik infleksi,” katanya.

“Konsumen yang membeli smartphone saat booming Covid-19 kini memasuki masa upgrade.”

Dampak Tarif yang Lebih Rendah dan Meredanya Ketegangan AS, China
Apple juga diuntungkan oleh dampak tarif global yang lebih rendah dari perkiraan dan adanya jeda dalam perang dagang serta teknologi antara AS dan China.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved