Berita Internasional
Senator Australia Pendukung Larangan Burqa Dihukum Berat, Dilarang Masuk Parlemen hingga Tahun Depan
Seorang senator Australia yang tengah mengampanyekan larangan nasional terhadap burqa dikeluarkan dari ruang Parlemen hingga akhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SANKSI-Pauline-Hanson-dijatuhi-sanksi-berat-setelah-masuk-ruan.jpg)
Tahun lalu, seorang hakim memutuskan bahwa Hanson melanggar undang-undang anti-diskriminasi rasial setelah menyuruh Faruqi dalam sebuah unggahan media sosial untuk “kembali ke negara asalnya.” Hanson saat ini sedang mengajukan banding.
Presiden Federasi Dewan Islam Australia, Rateb Jneid, dalam pernyataannya menyebut tindakan Hanson memakai burqa sebagai bagian dari pola perilaku yang berulang kali memojokkan Muslim, imigran, dan kelompok minoritas.
Hanson sendiri telah lama dikenal akan pandangan kontroversial tentang ras, mulai dari pidato perdananya pada 1996 ketika ia menyatakan Australia terancam dibanjiri oleh orang Asia akibat kebijakan imigrasi nondiskriminatif. (*)