Pemkab Gorontalo
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Dorong Penguatan Kelembagaan Koperasi Merah Putih
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPELITBANGDA)
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMKAB-GORONTALO-Bupati-Gorontalo-Sofyan-Puhi.jpg)
TRIBUNGORONTAO.COM, Gorontalo –- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPELITBANGDA) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Penelitian dengan tajuk “Penguatan Kelembagaan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Gorontalo" dihadiri oleh ketua koperasi Merah Putih dari berbagai desa di Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) bertempat di Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Sabtu (25/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa penguatan kelembagaan koperasi merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Koperasi ini bukan sekadar program pemerintah pusat atau perintah presiden, tetapi sudah menjadi kebutuhan kita bersama dalam memperkuat ekonomi daerah,” ungkap Bupati Sofyan.
Ia menyebutkan, koperasi harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang benar-benar hidup di tengah masyarakat.
Hal itu menurutnya dengan adaya keberadaan koperasi tidak boleh hanya bersifat formalitas, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat desa.
“Kalau hanya sekadar menjalankan program, itu tidak cukup. Ini kebutuhan kita bersama. Karena itu, koperasi harus menjadi milik kita, kita jaga, kita kembangkan, dan kita rasakan manfaatnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sofyan mengakui bahwa masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi koperasi, termasuk dalam hal tata kelola dan rekam jejak kelembagaan yang belum seluruhnya baik.
Namun meski begitu dengan semangat kolaborasi dan dukungan pemerintah pusat, ia optimis koperasi di Kabupaten Gorontalo akan terus berkembang.
“Kita tahu, presiden sangat serius memperkuat koperasi. Pemerintah pusat bahkan telah menyiapkan akses permodalan besar, sekitar Rp200 triliun, untuk penguatan koperasi di seluruh Indonesia. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan,” ungkapnya.
Bupati juga menambahkan saat ini telah berdiri sejumlah koperasi Merah Putih di Kabupaten Gorontalo yang telah dikukuhkan pada peringatan Hari Koperasi bulan Agustus lalu.
Olehnya pemerintah daerah pun terus memberikan pendampingan, termasuk dalam penyelesaian administrasi pendirian koperasi.
“Duitnya sudah ada, tinggal administrasi saja. Bantuan dari pemerintah daerah untuk penyelesaian administrasi pendirian koperasi sudah siap,” kata Sofyan.
Ia menyampaikan, koperasi yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan akan lebih mudah mendapatkan akses pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kalau kita tidak cepat menjemput program ini, bisa saja diambil daerah lain. Jadi, mari penuhi syaratnya dan manfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Selain itu pemerintah pusat juga telah mengeluarkan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan visi kerakyatan dan kelembagaan koperasi.
Ini membuktikan keseriusan di dalam hal untuk pengembangan koperasi Merah putih untuk kemajuan daerah.
“Alhamdulillah, pembangunan gerai koperasi sudah dimulai di beberapa titik, termasuk di Desa Yosonegoro. Ini bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi,” jelasnya.
Sofyan berharap dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, dan masyarakat maka koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. (ADV/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.