Profil dan Sosok
Bibit Waluyo Dianugerahi Pangkat Jenderal Kehormatan oleh Presiden Prabowo, Ini Sosoknya
Sosok Bibit Waluyo, satu di antara sejumlah nama yang mendapatkan kenaikan pangkat istimewa atau jenderal kehormatan (HOR)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sosok-Bibit-Waluyo-ndmsa.jpg)
Bibit Waluyo kesal karena Jokowi menolak rencana pembangunan mal di atas lahan bangunan kuno bekas Pabrik Es Saripetojo yang berlokasi di Purwosari, Laweyan.
Padahal, Bibit selaku gubernur sudah menyetujui rencana tersebut.
Jokowi saat itu yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, menentang pembangunan mall di Kota Solo.
Apalagi mengubah bangunan bersejarah seperti Pabrik Es Saripetojo. Perang dingin antara kedua tokoh tersebut terjadi pada tahun 2011.
Menurut Jokowi, jika dibangun mal, rakyat kecil yang sudah puluhan tahun berdagang di kawasan itu akan tersingkir dan kehilangan penghasilan.
"Kami ingin membatasi keberadaan mal di Solo karena kami harus memikirkan keberadaan pasar tradisional," kata Jokowi saat itu.
Pada April 2023, Bibit Waluyo meminta maaf kepada masyarakat Solo dan berharap semua pihak melupakan polemiknya dengan Jokowi.
"Sudahlah, lupakan saja. Yang sudah ya sudah. Maaf kalau saya salah, terima kasih telah dikoreksi," ujar Bibit saat itu.
11 Nama penerima pangkat istimewa
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perwira tinggi TNI yang dinilai telah memberikan jasa dan pengabdian terbaik sepanjang karier militernya.
“Selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan hari ini memberi penghargaan tersebut,” ujarnya.
Adapun penerima pangkat istimewa tersebut, yaitu:
1. Letnan Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri berupa Jenderal TNI Kehormatan;
2. Letnan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo berupa Jenderal TNI Kehormatan;
3. Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan berupa Laksamana TNI Kehormatan;