Gempa Bum
Baru Saja Terjadi Gempa Bumi di Donggala, Sulteng: Segini Getarannya Catatan BMKG
Gempa bumi dengan magnitudo 1,7 mengguncang wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (19/9/2025) pukul 09.59 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Baru-saja-terjadi-gempa-bumi-di-Donggala-Sulteng.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 1,7 mengguncang wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (19/9/2025) pukul 09.59 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 0,72 Lintang Selatan dan 119,86 Bujur Timur, atau sekitar 33 kilometer tenggara Donggala, dengan kedalaman 12 kilometer.
Wilayah Rawan Gempa
Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia karena berada di jalur pertemuan beberapa lempeng besar dunia, yakni Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia.
Selain itu, kawasan ini juga dilalui sejumlah sesar aktif seperti Sesar Palu-Koro yang kerap memicu aktivitas seismik.
Dampak Berdasarkan Magnitudo dan Kedalaman
Dengan magnitudo yang relatif kecil (M 1,7) dan kedalaman 12 km, gempa kali ini tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan maupun tsunami.
Getarannya kemungkinan besar hanya dirasakan sangat lemah atau bahkan tidak dirasakan oleh masyarakat di permukaan.
Imbauan BMKG
BMKG menegaskan bahwa informasi gempa ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data.
Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan selalu mengutamakan keselamatan.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, warga diimbau untuk:
Tetap tenang dan tidak terpengaruh isu atau berita bohong.
Mengenali jalur evakuasi di rumah maupun tempat umum.
Berlindung di bawah meja yang kokoh saat terjadi guncangan.
Menjauhi bangunan tinggi, pohon besar, maupun tiang listrik setelah gempa.
Menyimpan barang penting seperti tas siaga berisi air, makanan, obat, dan dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau.
Tetap Pantau Info Resmi
BMKG mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG, baik aplikasi, situs web, maupun akun media sosial resminya.
“Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Tetap tenang, waspada, dan pantau terus informasi dari BMKG,” demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.