Sabtu, 7 Maret 2026

Reshuffle Kabinet

Djamari Jadi Menko, Agum Gumelar Terima Penghargaan, Lantas Nasib 2 Jenderal di Pecat Prabowo?

Sebagai informasi, Djamari dan Agum Gumelar merupakan anggota Dewan Kehormatan Perwira bentukan dari Panglima TNI saat itu, Jenderal (Purn) Wiranto.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Djamari Jadi Menko, Agum Gumelar Terima Penghargaan, Lantas Nasib 2 Jenderal di Pecat Prabowo?
Foto Tangkap Layar
RESHUFFLE KABINET -- Sejarah seperti berputar. Dua jenderal purnawirawan yang pernah memecat Prabowo Subianto dari militer pada 1998, kini justru mendapatkan kepercayaan dan penghargaan langsung dari sosok yang dulu mereka vonis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sejarah seperti berputar. Dua jenderal purnawirawan yang pernah memecat Prabowo Subianto dari militer pada 1998, kini justru mendapatkan kepercayaan dan penghargaan langsung dari sosok yang dulu mereka vonis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Keduanya adalah Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, nama-nama yang tercatat sebagai anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang pada Agustus 1998 memutuskan Prabowo bersalah atas pelanggaran etik dan disiplin militer, termasuk terkait penculikan aktivis pro-demokrasi.

Sebagai informasi, Djamari dan Agum Gumelar merupakan anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) bentukan dari Panglima TNI saat itu, Jenderal (Purn) Wiranto.

Dikutip dari Warta Kota, DKP merupakan lembaga internal militer yang mengadili dan memutuskan kasus etik serta disiplin perwira militer.

Sementara, dalam putusan DKP pada Agustus 1998, Prabowo dinyatakan bersalah atas berbagai pelanggaran yakni melakukan operasi penculikan aktivis pro demokrasi, melakukan ketidakpatuhan, melampaui kewenangan, serta mengabaikan disiplin militer.

Baca juga: Fakta Erick Thohir Resmi Dilantik Jadi Menpora: Buka Suara Soal Rangkap Jabatan dengan PSSI

Hal tersebut berujung pemecatan terhadap Prabowo dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (kini TNI) secara hormat.

Di sisi lain, keputusan ini diambil berdasarkan penyelidikan atas kasus penculikan yang melibatkan Tim Mawar di bawah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang saat itu dipimpin Prabowo.

Namun, meski pernah melakukan pemecatan, Djamari dan Agum justru diberi 'penghargaan' oleh Prabowo kini menjabat sebagai Presiden RI.

Djamari Jadi Menkopolkam di Kabinet Prabowo

Djamari pun kini ditunjuk oleh Prabowo menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) menggantikan Budi Gunawan.

Dia telah dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta, bersama dengan menteri dan wakil menteri (wamen) baru pada Rabu (17/9/2025).

Seusai dilantik, Djamari pun sempat membeberkan pesan dari sosok yang pernah dipecatnya tersebut yakni agar tetap bermanfaat untuk bangsa meski usia tidak lagi muda.

"Sisa umur itu sebaiknya kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Djamari.

Di sisi lain, Djamari juga diberi pangkat Jenderal Kehormatan oleh Prabowo dalam pelantikan hari ini.

Pangkat tersebut diterimanya bersama dengan eks Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri yang turut dilantik oleh Prabowo sebagai Penasihat Khusus Kepresidenan Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.

Baca juga: Guncangan Kabinet! 11 Pejabat Baru Dilantik Prabowo, Ada Nama Erick Thohir hingga Djamari Chaniago

Agum Peroleh Bintang Kehormatan

Berbeda dengan Djamari, Agum memang tidak menjabat sebagai menteri atau wamen di kabinet pimpinan Prabowo.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved