Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Satu Penculik Kacab Bank BUMN Ingin Bongkar Fakta Sebenarnya
Eras, salah satu pelaku penculikan, bersedia membongkar kasus pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohammad Ilham Pradipta (MIP).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ILHAM-PRADIPTA-DICULIK-DAN-DIBUNUH.jpg)
Menurut keterangan yang diberikan oleh keluarga, berikut adalah kronologi kejadian yang menimpa Ilham Pradipta:
Rabu, 20 Agustus 2025: Ilham diculik oleh sekelompok orang tak dikenal di area parkir pusat perbelanjaan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi setelah korban selesai bertemu dengan seorang kliennya.
Kamis, 21 Agustus 2025: Sehari setelah penculikan, jasad Ilham ditemukan tewas di area persawahan di Desa Nagasari, Kabupaten Bekasi.
Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Tangan dan kakinya terikat, serta matanya tertutup lakban. Hasil autopsi menunjukkan adanya luka kekerasan benda tumpul pada bagian leher dan dada.
Hingga kini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah mengamankan 15 orang terkait kasus ini. Dari jumlah tersebut, delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan peran sebagai eksekutor dan aktor intelektual.
Pihak keluarga berharap agar kasus ini bisa terungkap sejelas-jelasnya dan para pelaku diberikan hukuman yang setimpal.
"Kalau melihat dari perbuatannya kan bukan yang mendadak. Jadi tentunya kita berharap perbuatan ini akan dituntut, dikenakan, dan dijatuhkan sanksi sesuai dengan perbuatannya," tutur Bayu.
(tribungorontalo.com/tribunjakarta.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Satu Penculik Kepala Cabang Bank BUMN Ajukan Justice Collaborator, Ingin Ungkap Fakta Sebenarnya