Minggu, 15 Maret 2026

Berita Nasional

Sempat Diam karena Dinilai Sombong, Menkeu Purbaya Akhirnya Ngobrol Bebas di DPR

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung soal gaya bicara dan ucapannya yang sering jadi sorotan sejak menjadi menteri.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Sempat Diam karena Dinilai Sombong, Menkeu Purbaya Akhirnya Ngobrol Bebas di DPR
Dok. LPS
MENTERI PRABOWO - Meski pertama kalinya mengikuti rapat sebagai Menteri Keuangan, sebelumnya Purbaya sudah terbiasa mengikuti rapat bersama DPR saat menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

"Jadi enggak ada session bebas lagi," sambung Purbaya.

Namun rupanya, pihak DPR Komisi XI ini sama sekali tidak mempersalahkan gaya bicara Purbaya yang koboi.

Bahkan anggota DPR juga membujuk Purbaya untuk ikuti rapat sesuai gaya bicara aslinya, tanpa ditahan.

Akhirnya Purbaya terkena rayuan anggota DPR itu hingga dia pun kemudian berbicara bebas tanpa membaca kertas apapun.

Dia membicarakan tentang pengalamannya hingga membicarakan kondisi perekonomian negara dari tahun ke tahun. 

"Tadi saya enggak mau jadi koboy, sekarang saya dipakai jadi koboy lagi rupanya," ucap Purbaya usai diminta bicara lepas oleh DPR.

Namun mengawali pembicaraan, Purbaya meminta maaf di awal jika ada orang yang tersinggung atas ucapannya.

"Tapi nanti begini kalau ada kesalahan saya mohon maaf sebelumnya. Enggak slip (keceplosan), tapi betul," katanya.

"Tapi gini, mungkin beberapa kalangan akan tersinggung dan saya minta maaf kalau ada yang tersinggung, tapi ini langkah untuk memperbaiki ekonomi kita seperti apa," kata Purbaya.

Baca juga: Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu 2025 Dibuka, Ini Perbedaan Masa Kerja dengan Penuh Waktu

Purbaya kemudian menyinggung pertanyaan terkait apa yang akan dia lakukan sebagai menteri ke depan.

Dia juga menyinggung soal dia yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Menkeu.

"Kalau emang ditanya program apa yang saya akan buat?, kenapa Pak Presiden Prabowo mau menunjuk saya?. apa dia salah tunjuk?, mungkin enggak," kata Purbaya.

Dia kemudian menjelaskan pengalamannya di dunia ekonomi termasuk membantu perekonomian Indonesia sejak dulu. 

"Jadi begini, saya ekonom cukup lama. Tahun 2000 jadi ekonom, pulang sekolah langsung kerja di financial sektor," ujarnya.

"Kemudian 2002 langsung membantu timnya Pak SBY di Brighton Institute, sering memberi masukan, 2010 staf khususnya Pak Hatta Rajasa, 2015 masuk ke KSP membantu Pak Luhut dan memberi masukan ke Pak Jokowi juga ketika sedang susah," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved