Jumat, 13 Maret 2026

Aktivis Pati

Nyaris Diamuk Massa, Aktivis Pati Ahmad Husein Dievakuasi Polisi dari Posko AMPB

Husein, yang sebelumnya dikenal sebagai inisiator AMPB, kini justru menjadi sasaran amarah warga setelah dinilai berbalik arah mendukung Bupati Sudewo

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Nyaris Diamuk Massa, Aktivis Pati Ahmad Husein Dievakuasi Polisi dari Posko AMPB
Tribun Banyumas/Tribun Jateng
NYARIS DIAMUK MASSA -- Ketegangan terjadi di kawasan Alun-alun Pati pada Senin malam (8/9/2025), saat aktivis Ahmad Husein nyaris diamuk massa usai mendatangi Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang berada tepat di depan Kantor Bupati Pati. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Ketegangan terjadi di kawasan Alun-alun Pati pada Senin malam (8/9/2025), saat aktivis Ahmad Husein nyaris diamuk massa usai mendatangi Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang berada tepat di depan Kantor Bupati Pati.

Husein, yang sebelumnya dikenal sebagai inisiator AMPB, kini justru menjadi sasaran amarah warga setelah dinilai berbalik arah mendukung Bupati Sudewo.

Husein yang datang menumpang sebuah mobil segera dievakuasi polisi diiringi makian puluhan warga yang berdatangan.

Husein adalah sosok yang sebelumnya dikenal sebagai inisiator AMPB namun kemudian dicap sebagai pengkhianat setelah menyatakan menarik diri dari massa aksi seusai bertemu langsung dengan Bupati Pati Sudewo.

Husein berbalik mendukung Sudewo karena merasa semua aspirasi dan tuntutannya sudah diakomodasi sang bupati.

Namun, di sisi lain, dia menuding gerakan AMPB saat ini sudah tidak murni dan ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Husein datang ke Posko AMPB sekitar pukul 23.00 WIB menumpang mobil Ayla berwarna abu-abu.

Husein turun dari kursi penumpang setelah mobil diparkirkan di sebelah barat Alun-alun Pati, kemudian berjalan mendekati Posko AMPB.

Baca juga: SAKSI KATA Andi Taufik: Ada Penyusup Aksi di Simpang Lima Kota Gorontalo

Baca juga: Viral Anak Menkeu Purbaya, Yudo Sadewa Tuai Sorotan Usai Sindir Sri Mulyani di Media Sosial

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok yang melihat kedatangan Husein langsung menghampiri sambil menyalakan kamera ponselnya.

"Kowe rene mabuk meh lahopo? (Kamu ke sini mabuk mau ngapain)," tanya Botok.

Husein pun langsung membantah. Dia menegaskan tidak sedang dalam kondisi mabuk.

Suasana memanas ketika anggota AMPB berdatangan mengerubungi Husein sambil meneriakinya sebagai pengkhianat dan penjilat Sudewo.

Bahkan, ada di antara mereka yang melakukan gestur dan ucapan menantang  berkelahi Husein.

Namun, seseorang melerai karena mencurigai kedatangan Husein sebagai pancingan untuk membuat keributan.

Jika diladeni, mereka khawatir, gerakan warga Pati justru akan terhambat dan malah tersandung urusan hukum.

Husein lalu kembali ke masuk ke mobilnya. Tampak seorang rekan Husein berkaus putih duduk di kursi kemudi.

Belum sempat mobil tersebut meninggalkan lokasi, puluhan hingga ratusan orang yang berada di kawasan Alun-alun Pati mengerubungi mobil Husein yang tiba-tiba mogok ketika berada di depan Kantor Bupati, sisi utara alun-alun.

Mereka berteriak memaki-maki Husein yang berada di dalam mobil.

Ketika situasi semakin gaduh, sejumlah polisi yang datang langsung turun tangan mengamankan demi mencegah terjadinya tindak kekerasan.

Mereka mengevakuasi Husein dengan cara mendorong mobilnya ke tempat aman, yakni ke halaman Pendopo Kabupaten Pati.

"Ada informasi bahwa ada kerumunan warga. Ada teriakan-teriakan yang membuat suasana gaduh."

"Kemudian, kami amankan salah satu orang (Husein-red.) dan mobilnya kami evakuasi. Mobilnya mati (mogok)," kata Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Heri Dwi Utomo.

Dia menambahkan, setelah itu, situasi kembali kondusif.

Sementara, Koordinator AMPB Supriyono alias Botok, meyakini bahwa Husein sedang dalam keadaan mabuk ketika datang ke posko.

Baca juga: POCO C85 Rilis di Indonesia, Smartphone Rp1 Jutaan dengan Fitur Premium untuk Anak Muda

Baca juga: Eks Wakapolri Dukung Pencopotan Dito Ariotedjo: Permenpora 14/2024 Rugikan Dunia Olahraga

"Sebab, mulutnya mengeluarkan bau alkohol," kata dia.

Botok mengaku tidak tahu ketika tiba-tiba puluhan warga yang berada di Alun-alun Pati mendatangi Husein yang sudah masuk ke dalam mobil.

"Husein sempat bilang, katanya dia bertanggung jawab terhadap kondusivitas Pati. Tapi bilang gitu dalam kondisi mabuk," ucap Botok.

Botok pun tidak tahu maksud kedatangan Husein ke Posko AMPB. 

Botok sendiri menegaskan, dirinya menginginkan situasi kondusif dan tak ingin ada keributan.

Dia sudah berupaya mengendalikan massa agar tidak anarkis.

Namun, massa yang marah spontan datang dan meneriaki Husein sehingga dia terpaksa menepi sampai akhirnya polisi mengamankan Husein dengan menjauhkannya dari kerumunan massa. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 13 Maret 2026 (23 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:06
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved