Selasa, 31 Maret 2026

Berita Nasional

Kelakar Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sebut Masyarakat tak Bakal Demo jika Ekonomi Tumbuh

Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan pernyataan yang mengundang sorotan publik saat menanggapi gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat”

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kelakar Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sebut Masyarakat tak Bakal Demo jika Ekonomi Tumbuh
TribunGorontalo.com
MENKEU -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat pelantikan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan pernyataan yang mengundang sorotan publik saat menanggapi gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” yang masih ramai digaungkan di media sosial.

Dalam kelakarnya, Purbaya menyebut bahwa masyarakat tak akan lagi berdemo jika pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai enam hingga tujuh persen.

"Once, saya ciptakan pertumbuhan ekonomi enam persen, tujuh persen, itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan berdemo," katanya saat di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, usai dilantik, Senin (8/9/2025), dikutip dari Tribunnews, Selasa (9/9/2025).

Gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” merupakan seruan kolektif yang diprakarsai sejumlah tokoh publik dan selebgram seperti Jerome Polin dan Abigail Limuria.

Tuntutan ini berisi 25 poin yang ditujukan kepada DPR dan pemerintah, mencakup isu-isu jangka pendek dan panjang.

Tenggat waktu tuntutan jangka pendek telah berakhir pada Jumat (5/9/2025), sementara tuntutan jangka panjang diberi batas hingga tahun depan atau 31 Agustus 2026.

Meski mengaku belum mempelajari isi tuntutan secara rinci, Purbaya menyebut gerakan tersebut sebagai suara dari sebagian rakyat kecil yang merasa terganggu oleh kondisi ekonomi saat ini.

"Saya belum mempelajari itu, saya basically begini, itu kan suara sebagian rakyat kecil kita. Kenapa? Mungkin sebagian ngerasa keganggu, hidupnya masih kurang ya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya mengungkap bahwa dirinya mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen dalam 100 hari masa kerja. Ia mengakui bahwa target tersebut cukup berat untuk dicapai dalam waktu singkat.

"Tiga bulan, 100 hari itu ya? Wah dia (Prabowo) kasih angka tinggi banget, gede juga saya bilang, betapa kita leverage. Kita sampaikan delapan persen itu (besar). Dia bilang jangan lama-lama, cepat. Ya kita cobalah," tutur Purbaya Yudhi.

Sebagai ekonom, Purbaya menilai bahwa target delapan persen pertumbuhan ekonomi tahun ini cukup sulit untuk diwujudkan.

Namun ia tetap optimistis bahwa peluang itu bisa tercapai dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

17+8 Tuntutan Rakyat

17 Tuntutan Pertama (deadline: 5 September 2025)

Tuntutan kepada Presiden Prabowo

1.Tarik TNI dari pengamanan sipil dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved