TNI Tembak TNI
Cekcok Berujung Maut, Praka TNI Tewas Ditembak Kapten Inf di Keerom Papua, Motif Belum Diketahui
Insiden cekcok di Keerom berakhir tragis, Praka PM tewas ditembak Kapten Inf J. Pelaku diamankan Polisi Militer Jayapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TNI-baku-tembak.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Suasana duka menyelimuti Kabupaten Keerom, Papua, usai insiden penembakan yang melibatkan sesama anggota TNI pada Minggu (7/9/2025).
Seorang prajurit TNI, berinisial Praka PM, tewas setelah diduga ditembak oleh Kapten Inf J, yang tak lain adalah atasannya sendiri.
Prajurit Kepala (Praka) adalah suatu jabatan di Tentara Republik Indonesia (TNI) dengan pangkat ketiga dalam golongan Tamtama.
Pangkat ini berada di atas Prajurit Dua (Prada) dan Prajurit Satu (Pratu) serta satu tingkat di bawah Kopral Dua (Kopda).
Praka ini memiliki tanda pangkat tiga strip miring sejajar berwarna merah untuk TNI AD atau sesuai corak kesatuan.
Baca juga: PKH dan BPNT Sudah Cair! Begini Cara Cek Nama Penerima Bantuan Sosial Lewat Data DTSEN
Prajurit biasanya menyandang pangkat Praka setelah melalui masa dinas dan penilaian kinerja tertentu dari pangkat Pratu.
Seorang Praka di lapangan bertugas sebagai tulang punggung operasional.
Selain itu, mereka juga melaksanakan perintah komandan regu atau dari atasan langsung.
Mereka pun bertugas untuk menjaga keamanan, kedisiplinan, dan mendukung operasi militer baik tempur maupun non-tempur.
Seorang Praka ini ditembak oleh seniornya berpangkat Kapten Inf.
Kapten Inf ini Kapten dari Korps Infanteri biasanya memiliki lambang tiga bintang emas segi lima berjajar secara horizontal di pundak.
Lambang ini dipadukan dengan atribut warna kesatuan yang beridentik dengan warna biru muda.
Sebagai perwira menengah, seorang Kapten Infanteri memiliki peran strategis, antara lain:
- Menjadi Komandan Kompi (Danki) yang membawahi 100–150 prajurit.
- Bertanggung jawab atas operasi militer tingkat kompi di medan tempur.
- Mengatur taktik pertempuran, latihan pasukan, serta pembinaan disiplin prajurit.
- Menjadi penghubung antara Batalyon (dipimpin Letkol) dan peleton (dipimpin Letnan).
- Terlibat dalam perencanaan operasi kecil, patroli, hingga pengamanan wilayah.
Peristiwa TNI tembak TNI ini terjadi di Kampung Kalimo, Distrik Waris.
Berdasarkan informasi awal, insiden bermula dari cekcok di antara keduanya.