Bangunan Ambruk di Bogor
Tragedi di Hari Maulid: Bangunan Majelis Taklim Roboh, Puluhan Korban Berjatuhan di Bogor
Tiga orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sementara 56 lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bogor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bangunan-Majelis-Taklim-xcmn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Sukamakmur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang seharusnya menjadi momen religius penuh berkah, justru berakhir tragis.
Sebuah bangunan majelis taklim dua lantai tempat acara berlangsung, tiba-tiba roboh pada Minggu (7/9/2025) siang, mengakibatkan puluhan jamaah tertimpa reruntuhan.
Sebanyak 59 orang menjadi korban dalam peristiwa memilukan ini.
Tiga orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sementara 56 lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bogor.
Kegiatan religius ini berakhir tragis karena bangunan majelis taklim di mana peringatan Maulid Nabi digelar, tiba-tiba ambruk.
Staf Kedaruratan dan Logistik (Ratik) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, mengatakan semua korban baik yang meninggal dunia dan luka-luka dalam kejadian ini telah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: Resmi Diganti! DTKS Dihapus, Penyaluran Bansos 2025 Kini Pakai Data DTSEN yang Lebih Akurat
Baca juga: Jarang Tampil di TV, Video Sule Merintih Kesakitan Kini Viral Dibanjiri Doa dan Dukungan Publik
"Korban luka bertambah dari 30 orang menjadi 56 orang. Saat ini sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Jalaludin kepada wartawan, Minggu (7/9/2025).
Diberitakan sebelumnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Ciapus RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berujung duka.
Pasalnya, bangunan Majelis Taklim Asohibiyyah yang digunakan untuk menggelar acara tersebut ambruk lalu menimpa jemaah.
Hingga saat ini seluruh korban masih menjalani perawatan di IGD RSUD Kota Bogor.
Sejumlah korban mengalami luka-luka di kepala dan patah tulang.
"Sejumlah korban mengalami patah tulang dan memar di bagian tulang belakang," ujar dr Adhita Nurfitriani, dokter jaga IGD RSUD Kota Bogor.
Berikut data nama korban bencana di Ciomas berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Bogor.
Daftar 56 Korban Mengalami Luka-luka
*RSUD Kota Bogor
1. Mariyah RT. 01/04 Desa Sukaharja
2. Sawitah RT. 03/06 Desa Sukaharja
3. Linda RT. 01/01 Desa Sukaluyu
4. Nyai RT. 02/06 Desa Sukaharja
5. Kokom RT. 01/01 Desa Sukaluyu
6. Yusamliyah RT. 04/04 Desa Sukamakmur
7. Oom RT. 04/04 Desa Sukamakmur
8. Siti Hafsoh RT. 03/04 Desa Sukaharja
9. Ipah Acep RT. 01/01 Desa Sukaluyu
10. Kokoy RT. 01/01 Desa Sukaluyu
11. Karti RT. 01/01 Desa Sukaluyu
12. Napiatun RT. 01/01 Desa Sukaluyu
13. Siti Masitoh RT. 05/04 Desa Sukamakmur
14. Ulpah RT. 05/04 Desa Sukamakmur
15. Parwati RT. 05/04 Desa Sukamakmur
16. Eva RT. 03/01 Desa Sukaluyu
17. Dedeh RT. 01/01 Desa Sukaluyu
18. Ratu RT. 05/04 Desa Sukamakmur
19. Hardaningsih RT. 01/01 Desa Sukaluyu
20. Kulsum RT. 05/04 Desa Sukamakmur
21. Alpiyah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
22. Titin - Desa Pagelaran
23. Alisia RT. 05/04 Desa Sukamakmur
*Klinik Arafah
24. Euis
25. Ainan
26. Ratih
27. Nisa
28. Nyai
*RS PMI
29. Nurhayati RT. 01/01 Desa Sukaluyu
30. Amel - Desa Sukajadi
31. Herna - Desa Sukajadi
32. Aah Wasiah
33. Hikmah
34. Nyai
35. Maryah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
36. Nunung
37. Masaimah
38. Iin
39. Naura
40. Miah
41. Lina
42. Mimin
43. Nurlena
44. Ika
*RS KBP
45. Iyom RT. 04/04 Desa Sukaharja
46. Sari RT. 04/04 Desa Sukaharja
*RSUD Ciawi
47. Nurjanah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
*RS Marzuki Mahdi
48. Naila
*Klinik Sukamaju*
49. Ika RT. 02/01 Sukaluyu
50. Munaroh - Desa Sukamaju
*Puskesmas Ciomas
51. Ajeng Kp. Ciapus Kompas
52. Novi Kp. Ciapus Kompas
53. Hai Kp. Ciapus Kompas
54. Diah Kp. Ciapus Kompas
55. Raihana RT. 01/01 Desa Ciapus
56. Muniroh RT. 03/06 Desa Sukaharja
Korban Meninggal Dunia (MD)
1. Irni Susanti Kp. Ciapus RT. 05/04 Desa Sukamakmur (RS Medika Dramaga)
2. Wulan (RS PMI)
3. Nurhayati (RS PMI)
Jalaludin mengungkapkan semua korban luka dan tewas disebabkan karena tertimpa material bangunan yang ambruk tiba-tiba.
Bangunan majelis taklim yang ambruk itu diketahui memiliki 2 lantai.
Baca juga: Wanita di Mojokerto Tewas Dimutilasi, Identitas hingga Bukti Penting Terungkap
Baca juga: Resmi Disalurkan: BPNT Tahap 3 2025, Cek Nama dan Urus KKS yang Hilang di Sini
"Pada saat kegiatan maulid diperkirakan lebih dari 50 orang tertimpa bangunan dan semua sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," ucapnya.
Bencana ini, kata Jalaaludin diduga karena struktur bangunan yang sudah lama dan sudah tidak kuat menahan beban.
Sehingga konstruksi bangunan mengalami ambruk secara tiba-tiba.
"Saat ini tim sedang melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh tersebut," tandas Jalaludin.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.