Demo DPR RI
Gelombang Demo di Indonesia Picu Peringatan dari Kedubes Asing: Warga Diminta Hindari DPR
selain sebagai salah satu negara demokrasi yang menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi, Indonesia di mata dunia adalah negara yang tenang, indah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kedutaan-Negara-Asing-Keluarkan-Peringatan-xmcn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gelombang demonstrasi besar-besaran yang melanda berbagai kota di Indonesia sejak akhir Agustus 2025, mulai memicu perhatian internasional.
Sejumlah kedutaan besar negara asing mengeluarkan peringatan resmi kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul eskalasi aksi protes yang mulai disertai kekerasan, penjarahan, hingga pembakaran fasilitas publik.
Setidaknya lima negara telah mengeluarkan peringatan resmi kepada warganya di Indonesia, termasuk Prancis, Jepang, Amerika Serikat, dan Filipina. Negara-negara tersebut meminta warganya menjauhi kawasan DPR RI, fasilitas kepolisian, dan titik-titik aksi lainnya.
Hal ini juga menjadi pelajaran dan kewaspadaan mata dunia mengenai situasi dan yang tengah dialami bangsa Indonesia saat ini.
Pasalnya, selain sebagai salah satu negara demokrasi yang menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi, Indonesia di mata dunia adalah negara yang tenang dan indah.
Ini tercermin dari banyaknya turis asing yang berdatangan hanya untuk sekedar berwisata, hingga merubah kependudukan sebagai warga negara kepulauan ini.
Baca juga: Bupati Gorontalo, Ketua DPRD, hingga Kapolres Duduk Bersila Tanda Tangani Pakta Integritas
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Demo di Bundaran Saronde Gorontalo, Warga Berikan Dukungan Makanan dan Minuman
Namun sayang, belakangan beredar di kabar berita manca negara mengenai bentrokan demonstran memaksa berbagai pihak melalui kedutaan besar (kedubes), mengeluarkan ultimatum kepada warga negaranya masing-masing untuk terus berhati-hati dan menjauh dari pusat aksi demo.
Sedikitnya ada sekitar 6 negara yang mengeluarkan peringatan unutuk warga negaranya, diantaranya:
1. Singapura
Melalui akun Instagram @sg.embassy.jakarta pada 30 Agustus 2025, Kedutaan Besar Singapura menginformasikan bahwa sejumlah demonstrasi berlangsung di Jakarta dan meminta warganya untuk menghindari area demo.
Mereka juga diminta mendaftar melalui situs eRegister Kementerian Luar Negeri Singapura dan tetap berkomunikasi dengan keluarga serta teman.
"Beberapa demonstrasi telah berlangsung di Jakarta dan beberapa kota sekunder.
Warga negara Singapura di Indonesia harus menghindari area demonstrasi dan pertemuan publik yang besar. Anda harus tetap waspada, memantau perkembangan melalui berita lokal, dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat.
Baca juga: Massa Temukan Ijazah Ahmad Sahroni dengan Nilai Rata-rata 6 Termasuk Pendidikan Moral Pancasila
Warga negara Singapura yang berada di atau sedang bepergian ke Indonesia juga dianjurkan untuk mendaftar secara elektronik ke Kementerian Luar Negeri di https://eregister.mfa.gov.sg. Anda juga harus tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman Anda agar mereka tahu bahwa Anda aman.
Warga Negara Singapura yang memerlukan bantuan konsuler dapat menghubungi: nomor yang tertera di Instagram)"
2. Malaysia
Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, melalui akun Instagram resmi @myembjkt, mengeluarkan imbauan pada 29 Agustus 2025. Pihak kedutaan menyatakan tengah memantau secara ketat perkembangan situasi menyusul serangkaian demonstrasi khususnya di wilayah Senayan, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat.
"Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta memantau rapi perkembangan terkini susulan beberapa siri demonstrasi di Senayan yang bermula pada 25 Ogos 2025 dan mempengaruhi aliran pergerakan trafik dengan penutupan beberapa lokasi khususnya di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Kedutaan Besar Malaysia menasihatkan agar warganegara Malaysia yang bermastautin di Jakarta dan warganegara Malaysia yang berkunjung untuk urusan pelancongan, perniagaan dan sebagainya supaya sentiasa memantau perkembangan terkini lokasi aktiviti demonstrasi melalui pengumuman pihak berkuasa dan media tempatan. Warganegara Malaysia juga dinasihatkan untuk menghindari lokasi demonstrasi dan tidak melibatkan diri dalam apa jua tindakan yang menyalahi undang-undang tempatan. Untuk bantuan konsular, sila hubungi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta di talian +6281380813036."
3. Prancis
Melalui akun @francenindonesie, Kedutaan Besar Prancis mengimbau warganya untuk berhati-hati seiring dengan merebaknya protes di berbagai kota.
"Pesan kepada orang Prancis yang hadir di Indonesia - 30/08/2025. Karena protes yang sedang berlangsung di berbagai kota di Indonesia, warga negara Prancis yang hadir di wilayah Indonesia diundang untuk waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mereka, mengikuti instruksi yang diberikan oleh pemerintah daerah dan menghindari area risiko dan pembatasan."
4. Jepang
Dalam peringatan resmi di Facebook pada 30 Agustus, Kedutaan Jepang menyebutkan bahwa demonstrasi telah berubah menjadi aksi kekerasan di beberapa wilayah, termasuk pembakaran dan penyerangan terhadap gedung DPR serta fasilitas umum.
Oleh karena itu, Jepang meminta warganya yang berada di Indonesia untuk berhati-hati, berikut peringatannya:
"Informasi Demonstrasi Skala Besar (Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Barat, dll.: 30 Agustus)
“Unjuk rasa berlanjut hingga larut malam di Jakarta. Laporan menyebut massa kembali berkumpul di depan gedung DPR hari ini,” tulis pernyataan tersebut.
-
- Kemarin, 29 Agustus, protes di seluruh Indonesia semakin intensif, mengakibatkan pembakaran dan vandalisme yang menargetkan gedung-gedung pemerintah, DPRD, DPRD, dan fasilitas kepolisian, yang mengakibatkan kematian dan cedera.
- Di Jakarta, demonstrasi berlanjut hingga larut malam, dengan serangan terhadap Gedung DPR dan fasilitas kepolisian, serta pembakaran dan vandalisme di fasilitas umum seperti stasiun MRT dan halte TransJakarta, yang menyebabkan kerusakan parah.Ada laporan bahwa massa telah berkumpul di depan Gedung DPR dan lokasi lainnya hari ini.
- Demonstrasi protes juga diadakan di luar Jakarta di Bandung di Jawa Barat, Semarang dan Solo di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Pontianak di Kalimantan Barat.
- Mengingat banyaknya unggahan di media sosial yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam demonstrasi protes, kita tidak menutup kemungkinan bahwa demonstrasi serupa akan kembali terjadi di masa mendatang.
- Mohon terus hindari kegiatan di luar rumah yang tidak perlu, dan jika memungkinkan, usahakan untuk menjauh dari fasilitas kepolisian dan area di sekitar Parlemen dan gedung DPR setempat. Jika Anda menjumpai demonstrasi, harap segera tinggalkan area tersebut."
5. Amerika Serikat
Melalui akun Instagram @usembassyjkt, Kedutaan Besar AS mengeluarkan “Demonstration Alert”, meminta warganya mendaftar di Smart Traveler Enrollment Program (STEP).
“Warga diminta tetap waspada, hindari area unjuk rasa, dan pantau informasi dari sumber resmi.”
6. Filipina
Kedutaan Besar Filipina lewat @phliniindonesia mengimbau warganya agar tetap berada di dalam ruangan dan menghindari keramaian.
"Kedutaan Besar Filipina mengimbau masyarakat Filipina di Jakarta untuk tetap berada di dalam ruangan mengingat demonstrasi yang terjadi baru-baru ini dan yang masih berlangsung di berbagai wilayah di Jakarta.
Warga Filipina yang saat ini berada di Jakarta diimbau untuk berhati-hati dan waspada demi keselamatan, serta menghindari kerumunan besar yang dapat membahayakan diri mereka sendiri.
Meskipun situasi di Jakarta relatif aman, Kedutaan Besar terus memantau perkembangan dan akan memberikan saran lebih lanjut, jika diperlukan.
Untuk warga Filipina yang terdampak atau pertanyaan lainnya, silakan hubungi nomor Bantuan untuk Warga Negara (ATN) Kedutaan Besar melalui WA +62811887334."
Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.