Demo Buruh 2025
Usai Brangkas Dibobol, Uang Ahmad Sahroni Dibagi-bagi ke Masyarakat
Ahmad Sahroni ketika dirinya diwawancarai sejumlah media massa saat berdampingan dengan Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/64f55c7_Bendahara-Umum-Partai-Nasdem-Ahmad-Sahroni.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pernyataan kontroversial Ahmad Sahroni kini berbuntut panjang. Politisi Partai NasDem itu resmi dicopot dari jabatannya sebagai anggota DPR RI setelah menyebut para demonstran sebagai "orang tolol sedunia".
Kalimat arogan itu memicu kemarahan publik, yang berujung pada aksi massa besar-besaran hingga penjarahan rumah mewah Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kemarahan rakyat meledak pada Sabtu (30/8), saat ratusan massa mendatangi rumah pribadi Sahroni.
Dalam video yang viral di media sosial, massa menjebol rumah tersebut dan menemukan brankas berisi uang tunai.
Tak lama, uang dalam pecahan dolar Singapura itu dibagi-bagikan secara terbuka di jalan, memicu kerumunan dan kegaduhan.
Hal itu disampaikan Ahmad Sahroni ketika dirinya diwawancarai sejumlah media massa saat berdampingan dengan Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
Dalam keterangannya, Ahmad Sahroni mengatakan siapa saja boleh mengkritik DPR RI.
Namun tidak boleh mencaci maki berlebihan, karena bisa merusak mental.
"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni.
Imbas ucapannya Ahmad Sahroni dinonaktifkan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh.
Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari ini 01 Septt 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan
Keputusan tersebut tertuang dalam siaran pers yang ditandatangani Surya Paloh dan Sekjen Partai NasDem, Hermawi F Taslim yang diedarkan pada Minggu (31/8/2025).
Selain itu, sebelumnya rumah Sahroni yang beralamat di Kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025) sore.
Aksi massa pecah sekitar pukul 15.00 WIB, berselang beberapa hari setelah Sahroni melontarkan pernyataan kontroversial 'orang tolol sedunia'.
Massa menjebol rumah Ahmad Sahroni hingga isi brankasnya dibagi-bagikan.
Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instahram @buschoo dilansir pada Minggu (31/08/2025).