Rabu, 18 Maret 2026

Update Demo

Gelombang Demo Belum Reda, Ini Deretan Kota di Indonesia yang Masih Memanas, Ada Jakarta hingga Bali

Gelombang demo usai tewasnya ojol Affan belum reda, dari Jakarta hingga Denpasar massa turun ke jalan dan situasi makin memanas.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gelombang Demo Belum Reda, Ini Deretan Kota di Indonesia yang Masih Memanas, Ada Jakarta hingga Bali
Tribunnews.com/Reza Deni
DEMO DI DPR - Massa demonstran tetap bertahan di Jalan Gatot Subroto depan gerbang Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/8/2025) malam, meski petugas kepolisian mengeluarkan tembakan gas air mata oleh polisi. Aksi demonstrasi dipicu meniggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan dan isu tunjangan DPR. Gelombang demo usai tewasnya ojol Affan belum reda, dari Jakarta hingga Denpasar massa turun ke jalan dan situasi makin memanas. 

Tembakan tersebut merupakan respons atas lemparan batu, botol, petasan, dan kembang api dari arah massa ke barikade aparat.

Massa sempat berusaha memaksa masuk ke area Mako Brimob.

Pasukan TNI yang sebelumnya membentuk barisan di depan polisi untuk menahan massa, perlahan mundur karena situasi semakin tidak kondusif.

Mundurnya TNI memberi ruang bagi aparat kepolisian untuk mengambil tindakan tegas.

Minimnya penerangan di lokasi memperburuk keadaan.

Lampu PJU di sepanjang Jalan Prajurit KKO Usman Harun sebagian besar dalam kondisi mati, hanya menyisakan penerangan tepat di depan Mako Brimob.

2. Surabaya

Aksi demonstrasi di Surabaya berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (30/8/2025) sore.

Ribuan massa dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa, pengemudi ojek online, dan masyarakat sipil, berkumpul untuk menyuarakan tuntutan keadilan atas insiden tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Dalam pengamatan SURYA.co.id, aksi ini merupakan lanjutan dari gelombang protes yang telah berlangsung sejak Kamis lalu.

Di depan Grahadi, massa membawa poster, bendera Merah Putih, dan mengenakan pita hitam sebagai simbol duka dan solidaritas.

Mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus menjadi penggerak utama aksi.

Mereka menyampaikan orasi bergantian, menuntut reformasi kepolisian dan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengamanan demonstrasi. 

Selain itu, mereka juga menuntut teman-temannya yang ditahan juga dibebaskan.

Situasi di depan Grahadi sempat tegang, namun masih terkendali.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved