Kamis, 5 Maret 2026

Berita Nasional

Viral! Jerome Polin Menolak Jadi Buzzer Damai Meski Ditawari Rp150 Juta

Kreator konten populer Jerome Polin kembali jadi sorotan warganet. Kali ini, ia mengaku mendapat tawaran fantastis

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral! Jerome Polin Menolak Jadi Buzzer Damai Meski Ditawari Rp150 Juta
DOC
TOLAK ENDORSE -- Padahal dibayar Rp 150 juta per postingan, Jerome Polin tolak endorse demi rakyat. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kreator konten populer Jerome Polin kembali jadi sorotan warganet.

Kali ini, ia mengaku mendapat tawaran fantastis senilai Rp150 juta hanya untuk sekali mengunggah konten kampanye damai di media sosial.

Alih-alih tergoda, Jerome justru menolak tawaran itu. Ia bahkan mengungkapkannya secara terbuka di Instagram pribadinya, Jumat (29/8/2025).

Dalam unggahannya, Jerome dengan tegas menyentil para agensi dan influencer agar tidak menjadikan rakyat sebagai korban kepentingan segelintir pihak.

“Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri,” tulis Jerome.
 
Soroti Penggunaan Uang Negara

Jerome menilai bayaran Rp150 juta untuk sekali posting terlalu berlebihan, terutama bila bersumber dari anggaran publik.

Menurutnya, dana rakyat semestinya digunakan untuk hal-hal yang lebih mendesak, bukan untuk kampanye pencitraan.

Bahkan, ia membuat perbandingan yang menohok.

Jika uang sebesar itu dialokasikan untuk guru, setidaknya 15 orang pendidik bisa mendapatkan tambahan gaji Rp10 juta per bulan.

“Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang Rp150 juta, kalau dipake buat naikin gaji guru per orang Rp10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan,” jelasnya.

Dukungan Netizen Mengalir

Pernyataan Jerome langsung viral di media sosial. Banyak warganet memuji sikapnya yang menolak tawaran besar demi prinsip.

Mereka menilai kritik Jerome mencerminkan kegelisahan masyarakat soal transparansi penggunaan uang negara.

Jerome juga mengingatkan agar masyarakat tidak tinggal diam.

Menurutnya, narasi damai harus lahir secara alami dari rakyat, bukan dipaksakan lewat kampanye berbayar.

“Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? Tolong,” tambah Jerome.

Tak cuma Jerome, Marshel Widianto rupanya mendapatkan tawaran serupa. Belakangan, komika ini menghapus video kampanye bertajuk Ajakan Damai Indonesia dari akun Instagram miliknya @marshel_widianto.

Video tersebut sebelumnya menarasikan seruan damai dari berbagai pihak pemerintah, DPR, Brimob, pengemudi ojol, dan masyarakat di tengah situasi nasional yang sedang memanas.

Langkah penghapusan dilakukan setelah influencer sekaligus pakar matematika Jerome Polin mengungkap dugaan pencitraan di balik kampanye tersebut.

Dalam unggahannya, Jerome menyebut bahwa bayaran untuk satu kali postingan bisa mencapai Rp150 juta.

Permintaan Maaf Terbuka: “Saya Tidak Dibayar, Tapi Saya Bodoh”
Tak lama setelah video dihapus, Marshel mengunggah permintaan maaf secara terbuka.

Ia mengakui kesalahan karena tidak mempertimbangkan dampak dari unggahan tersebut.

“Teman-teman saya secara pribadi meminta maaf atas video sebelumnya di IG saya,” tulis Marshel pada Jumat (29/8/2025).

Dalam pernyataannya, finalis Stand Up Comedy Academy musim ketiga itu menegaskan bahwa dirinya tidak menerima bayaran atas video tersebut.

“Saya salah karena tidak berpikir panjang sebelum menaikan video itu memang bodoh saya.. Saya sama sekali tidak dibayar dan video tersebut pun sudah saya take down,” akunya.

Marshel juga menyatakan siap menerima konsekuensi dari publik atas tindakannya.

“Memang bodoh saya dan tolol,” tulisnya.

“Silahkan maki saya sepuasnya, saya terima konsekuensi atas kebodohan saya,” lanjutnya.

Postingan permintaan maaf itu ditutup dengan satu kata sederhana: “Maaf.”

Unggahan Marshel langsung dibanjiri komentar dari netizen.

Sebagian besar menyoroti dugaan pencitraan dan mempertanyakan kejujuran Marshel soal tidak menerima bayaran.

@bimopd: “Share yang lucu-lucu aja, kamu kan aslinya tukang ngelucu bukan?”

@mynamejelly_: “Antara kena tipu 150jt-nya gagal cair jadi nyesel atau emg nyesel beneran ni cel? Hahaha” 

@nadindaakamilia: “Ga dibayar? Ya elah siapa yg mau percaya sama buzzer.”

@echatyanna: “Paling lu takedown karna temen-temen artis ada yg negur lu kan, mamam tu duit darah!”

@haryoardhiyanto: “CAIR 150 JUTA, MAYAN SHEL BUAT BELI JAZZ RS GE8 TAHUN 2013”

Beberapa komentar juga menyoroti kualitas video kampanye yang dinilai terlalu rapi untuk sekadar konten spontan.

@insankrisnamusi: “Terus materi IG Reels-nya dapet dari mana kalo gitu? Sungguh tertata dan rapih sekali videonya.” (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved