Kebakaran DPRD Makassar

Tragis! Fotografer DPRD Makassar Abay Sempat Kirim Video Minta Tolong Sebelum Tewas Terjebak Api

Empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam kebakaran hebat yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar di Jalan AP Pettarani, Jumat (29/8/2025) malam.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
KOLASE Gedung DPRD Makassar dibakar massa pada Jumat (29/8/2025) dan Fotografer Humas DPRD Muhammad Akbar Basri alias Abay. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam kebakaran hebat yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar di Jalan AP Pettarani, Jumat (29/8/2025) malam.

Insiden ini dipicu amarah massa usai tewasnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob ketika pembubaran demo buruh di Jakarta sehari sebelumnya.

Salah satu korban jiwa adalah Muhammad Akbar Basri, atau akrab disapa Abay, fotografer Humas DPRD Makassar. Ia ditemukan meninggal dunia di lantai tiga gedung yang terbakar.

Detik-Detik Terakhir Abay

Sejumlah saksi menyebut Abay sempat membantu staf DPRD lain untuk keluar dari kepungan api, namun dirinya sendiri terlambat menyelamatkan diri.

Dalam kondisi darurat, Abay sempat mengirimkan tiga video melalui grup WhatsApp Media DPRD Makassar.

Video pertama dikirim pukul 21.47 WITA, kedua 21.55 WITA, dan terakhir 22.03 WITA.

Gambar yang ia kirim gelap, dengan suara napas berat dan terbata.

“Sesak nafas, ya Allah,” ucap Abay lirih.

Pesan itu membuat rekan-rekannya panik. Namun, karena pengaturan “sekali lihat”, rekaman tersebut tidak bisa diteruskan ke pihak lain.

Pada pukul 22.05 WITA, Abay sempat membalas pesan dengan nada putus asa:

“Nda bisa kak (keluar), kalau keluar selesaika.”

Setelah 22.30 WITA, akun WhatsApp Abay tidak lagi aktif.

Pesan Perpisahan

Selain video, Abay juga mengirim pesan singkat yang membuat banyak orang terenyuh.

“Bismillah mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat-sehatki nah. Dikepung nda bisa apa-apa, nda bisaa. Mohon doata kasihan.”

Sekitar pukul 01.16 WITA, kabar duka beredar: Abay tidak berhasil selamat. Tim BPBD dan petugas penyelamat mengevakuasi jenazahnya dalam kantong mayat oranye.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved