Sabtu, 30 Mei 2026

BERITA VIRAL

Viral Polisi Densus 88 Batalkan Pernikahan Mendadak, Keluarga Pengantin Wanita Merasa Dipermalukan

Rencana pernikahan pasangan di Kota Ternate, Maluku Utara, berubah menjadi polemik setelah mempelai pria yang merupakan anggota Densus 88 AT Polri

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral Polisi Densus 88 Batalkan Pernikahan Mendadak, Keluarga Pengantin Wanita Merasa Dipermalukan
TribunGorontalo.com
GAGAL NIKAH - AH alias Anisa (25) kanan dan Briptu AA alias Alim (kiri). Pasangan di Kota Ternate ini gagal menikah dan berujung somasi yang dilayangkan pihak perempuan. 

Anisa bahkan masuk ke kamar calon suaminya dalam kondisi masih mengenakan pakaian pengantin untuk memastikan langsung keadaan Briptu Alim.

Baca juga: ART Baru Sehari Kerja Diduga Diperkosa Sopir Majikan, Babysitter Juga Dilecehkan

“Saya masuk masih mengenakan busana pengantin lengkap. Saat melihat langsung kondisinya di dalam kamar, ternyata dia tidak sakit parah seperti yang diceritakan,” kata Anisa.

Di lokasi tersebut, petugas Kantor Urusan Agama (KUA) juga telah hadir untuk membantu proses akad.

Petugas sempat mengusulkan agar ijab kabul diwakilkan apabila mempelai pria benar-benar tidak mampu menjalani prosesi secara langsung.

Namun usulan tersebut ditolak oleh Briptu Alim.

Penolakan itu membuat keluarga Anisa memutuskan menghentikan seluruh proses pernikahan dan meninggalkan rumah pihak pria.

Pasca gagalnya akad nikah, Anisa mengaku belum menerima permintaan maaf ataupun itikad baik dari pihak Briptu Alim maupun keluarganya.

Karena itu, ia melayangkan somasi resmi dengan tuntutan ganti rugi materi dan immateri sebesar Rp400 juta.

Nilai tersebut disebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas biaya persiapan acara pernikahan serta dampak psikologis dan rasa malu yang dialami keluarga besar.

“Somasi tersebut berlaku selama tiga hari, namun sampai sekarang tidak ada jawaban sama sekali dari pihak mereka,” tegas Anisa.

Ia juga menyatakan siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum apabila somasi tidak direspons.

Selain itu, Anisa berharap pimpinan Densus 88 Polri turut mengambil tindakan terhadap Briptu Alim.

“Jika somasi ini tidak diindahkan, saya akan membuat laporan resmi. Saya berharap pimpinan Densus 88 Polri bisa memecat Briptu Alim. Karena sampai sekarang tidak ada iktikad baik dari mereka untuk datang ke rumah saya,” tandasnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved