Berita Viral
ART Baru Sehari Kerja Diduga Diperkosa Sopir Majikan, Babysitter Juga Dilecehkan
ART muda di Kelapa Gading diduga diperkosa sopir majikan pada hari pertama kerja. Polisi juga ungkap babysitter alami pelecehan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ART-Baru-Sehari-Kerja-di-Kelapa-Gading-Diduga-Diperkosa-Sopir-Majikan.jpg)
Ringkasan Berita:
- ART berinisial DI (20) diduga diperkosa sopir majikan di Kelapa Gading saat baru sehari bekerja.
- Polisi menyebut korban takut melawan karena pelaku mengunci kamar dan ada gunting di meja.
- Selain DI, babysitter berinisial EA juga diduga mengalami pelecehan seksual oleh pelaku yang sama.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Nasib tragis dialami seorang asisten rumah tangga (ART) muda berinisial DI (20) yang baru mulai bekerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pada hari pertamanya bekerja, DI diduga mengalami tindak pemerkosaan yang dilakukan sopir majikannya sendiri berinisial DF.
Peristiwa tersebut akhirnya terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Laporan itu diajukan oleh majikan korban ke Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (21/5/2026) malam.
"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan terjadinya TPKS, yang mana korbannya adalah dua orang, yaitu satu orang ART (DI) dan satu orang babysitter (EA, 20)," ucap Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsini saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Heboh Mobil 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Ini Penjelasan Pertamina
Awal Kedatangan Korban ke Rumah Majikan
Ni Luh menjelaskan, DI diketahui baru tiba dari kampung halamannya dan datang ke rumah majikannya di wilayah Kelapa Gading pada Minggu (17/5/2026) malam untuk mulai bekerja.
Setelah tiba dan berganti pakaian, korban diduga mulai mendapat perlakuan yang tidak wajar dari pelaku.
DF disebut mendekati korban dan memijat bagian tubuhnya.
"Setelah datang dari kampung, setelah ganti pakaian, kemudian korban (DI) awalnya dipijat bagian punggungnya oleh pelaku. Kemudian korban yang satu lagi yang merupakan babysitter juga dipijat, tapi saat itu dipijat hanya bagian pundaknya saja sehingga korban tidak menolak," tutur dia.
Saat itu, baik DI maupun EA belum menaruh curiga terhadap tindakan pelaku.
Sebab, pijatan yang dilakukan dianggap biasa dan tidak mengarah pada tindakan kekerasan seksual.
Baca juga: Tinggal Hitungan Jam Menuju Akad, Pengantin Wanita Diduga Kabur dengan Pria Lain
Diduga Diperkosa Saat Rumah Sedang Sepi
Peristiwa yang lebih parah diduga terjadi keesokan harinya, tepatnya Senin (18/5/2026) malam. Saat kondisi rumah dalam keadaan sepi, pelaku disebut masuk ke kamar DI.
Menurut keterangan polisi, DF awalnya kembali memijat kaki dan pundak korban. Namun situasi berubah ketika pelaku tiba-tiba mengunci pintu kamar dan mematikan lampu.
"Tanpa keinginan oleh si korban, tiba-tiba si pelaku mengunci pintu kamar dan mematikan lampu, kemudian melakukan persetubuhan secara paksa kepada korban," ujar Ni Luh.