Kamis, 2 April 2026

Gorontalo Hari Ini

Akibat Hujan Deras, Pagar Jalan Ambruk dan Nyaris Timpa Rumah Warga Botu Gorontalo

Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo menyebabkan sebuah pagar pembatas jalan di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, ambruk

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Akibat Hujan Deras, Pagar Jalan Ambruk dan Nyaris Timpa Rumah Warga Botu Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
PAGAR AMBRUK -- Potret rumah warga di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis (2/4/2026). Pagar ambruk nyaris menimpa rumah Mardia Tahir. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras di Kelurahan Botu, Dumbo Raya, menyebabkan pagar pembatas Jalan Sapta Marga roboh dan materialnya nyaris menimpa rumah warga.  
  • Rumah milik Mardia Tahir berada lebih rendah dari badan jalan, sehingga rentan tertimpa material dari atas. Sebelumnya juga pernah terjadi insiden batu jatuh dan bentor terperosok ke atap rumah.
  • Separuh pagar sepanjang 20 meter sudah ambruk, menimbulkan ancaman longsor dan membahayakan pengguna jalan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo menyebabkan sebuah pagar pembatas jalan di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, ambruk. 

Material pagar tersebut nyaris menghantam rumah warga yang berada tepat di bawahnya.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (31/4/2026) siang, sesaat setelah waktu salat zuhur. Pagar yang berdiri di tepi Jalan Sapta Marga—akses strategis penghubung wilayah Talumolo hingga kawasan pesisir—diduga roboh karena tidak mampu menahan tekanan air akibat intensitas hujan yang tinggi.

Pemilik rumah, Mardia Tahir, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi pemicu utama insiden tersebut.

"Hujan turun terus-menerus, sehingga (pagar) itu akhirnya roboh," ujarnya saat ditemui pada Kamis (2/4/2026).

Risiko kerusakan diperparah oleh posisi rumah yang berada jauh lebih rendah dari badan jalan. Jalan raya tersebut terletak di bagian atas dengan ketinggian sekitar dua meter dari posisi rumah. Saat pagar pembatas roboh, material beton langsung terjatuh ke arah area hunian Mardia.

Potret pagar ambruk usai diterpa hujan deras di Kelurahan Botu
PAGAR AMBRUK -- Potret pagar ambruk usai diterpa hujan deras di Kelurahan Botu, Kota Gorontalo. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Baca juga: Saksi Ungkap Detik-detik Deice Lahia Meninggal Tertimpa Bangunan Akibat Gempa di Sulut

Ancaman dari atas tebing ini ternyata bukan yang pertama kalinya. Mardia mengungkapkan bahwa sebelumnya sering terjadi insiden material jatuh yang membahayakan penghuni rumah.

"Pernah ada batu jatuh dari atas tebing, bahkan dulu ada bentor yang terperosok hingga ke atap rumah," ungkapnya mengenang kejadian serupa.

Dari total panjang pagar sekitar 20 meter, separuhnya kini telah ambruk. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi Mardia dan keluarganya. Ia merasa waswas jika kerusakan tidak segera ditangani oleh pihak terkait, badan jalan di atas rumahnya bisa ikut longsor dan menimpa bangunan rumah.

Selain mengkhawatirkan keselamatan rumahnya, Mardia juga mencemaskan keselamatan para pengguna jalan, terutama saat malam hari.

"Apalagi kalau malam hari, di sini juga tidak ada lampu jalan (merkuri)," pungkasnya.

Prakiraan Cuaca di Kota Gorontalo

Untuk menghindari potensi cuaca ekstrem, warga Gorontalo perlu mengetahui prakiraan cuaca di Kota Gorontalo. Berikut informasinya seperti dilansir TribunGorontalo.com, Kamis (2/4/2026).

Kota Barat: Berawan, suhu 24–31 °C, kelembapan 73–91 persen.

Kota Selatan: Berawan, suhu 24–31 °C, kelembapan 73–91 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved