Kecelakaan Kapal Nazila 05
21 ABK Kapal Nazila 05 Asal Sulut Dievakuasi via Gorontalo Setelah 13 Jam Mengapung di Laut Taliabu
21 anak buah kapal (ABK) Nazila 05 asal Sulawesi Utara dievakuasi ke Pelabuhan Gorontalo, pada Selasa (31/03/2026) malam.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/21-ABK-Kapal-Nazila-05-tiba-di-Pelabuhan-Pelindo-Gorontalo-9996060606.jpg)
Berdasarkan informasi tersebut, tim SAR segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat meski telah berjam-jam berada di laut.
"Para korban mengapung di laut selama 13 jam, dan ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita pagi tadi," ungkapnya.
Para korban ditemukan pada koordinat sekitar 16 mil laut dari lokasi kejadian. Setelah itu, proses evakuasi segera dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka.
Seluruh ABK kemudian dipindahkan ke RB 216 Gorontalo dan dibawa menuju Pelabuhan Pelindo Gorontalo.
Setibanya di pelabuhan pada pukul 21.11 Wita, para korban langsung mendapatkan penanganan awal berupa pemeriksaan kesehatan dan makanan.
Kondisi para korban secara umum dalam keadaan baik, meskipun beberapa di antaranya terlihat kelelahan setelah melewati situasi yang menegangkan.
Heriyanto mengungkapkan bahwa sebagian korban masih tampak syok, sementara lainnya sudah dapat berkomunikasi dengan keluarga mereka.
"Mereka nanti akan dijemput oleh pihak perusahan yang dari Manado sedang perjalanan ke sini," terangnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, terdapat satu orang yang mengalami gangguan fisik ringan akibat paparan dingin selama di laut.
"Kapten kapal mungkin karena dingin kakinya agak bengkak," pungkasnya. (*/Jian)