Mudik Gorontalo
Polisi Gorontalo Ingatkan Pengendara Berhati-hati dan Tertib: Utamakan Keselamatan
Aparat kepolisian mendirikan Pos Pelayanan (Posyan) di kawasan Citimall Gorontalo guna memberikan pengamanan dan pelayanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-pos-pelayanan-perayaan-idulfitri-1447-H.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aparat kepolisian mendirikan Pos Pelayanan (Posyan) di kawasan Citimall Gorontalo yang beroperasi mulai 13 hingga 25 Maret 2026 untuk mengamankan mobilitas masyarakat
- Pengamanan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi seperti TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan pramuka guna mengantisipasi kemacetan
- Sosok petugas jaga, Aipda Aman Zakaria, merupakan Kanit Binmas Polsek Kota Timur yang memiliki kisah inspiratif karena pernah menjadi penjual koran
(Penulis: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG)
TRIBUNGORONTALO.COM – Aparat kepolisian mendirikan Pos Pelayanan (Posyan) di kawasan Citimall Gorontalo guna memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Pos pelayanan tersebut berlokasi di Jl Sultan Botutihe No. 68, Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Kehadiran pos ini merupakan upaya kepolisian dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.
Petugas jaga Posyan, Aipda Aman Zakaria, menjelaskan bahwa pos tersebut didirikan sejak 11 Maret 2026 dan mulai beroperasi pada 13 hingga 25 Maret 2026 untuk mengamankan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
“Penjagaan berlangsung dari 13 sampai 25 Maret,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Selama masa operasional, petugas tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga melakukan patroli rutin di sekitar kawasan mal.
Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan bantuan atau informasi bagi pengunjung yang membutuhkan.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 untuk mendapatkan bantuan cepat terkait keamanan maupun kejadian darurat lainnya.
“Masyarakat juga bisa menghubungi layanan 110,” tambahnya.
Hingga Senin (16/3/2026), situasi di sekitar kawasan Citimall terpantau aman tanpa laporan kejadian menonjol.
Meski demikian, petugas tetap siaga memantau kondisi lapangan, termasuk membantu mengurai kemacetan jika terjadi kepadatan kendaraan di sekitar pusat perbelanjaan.
“Jika terjadi kemacetan, kami langsung turun mengatur lalu lintas,” jelas Aipda Aman.
Pengamanan di Posyan ini merupakan kolaborasi lintas instansi yang melibatkan TNI AD, TNI AL, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan. Selain itu, relawan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP/SMA dan anggota Saka Bhayangkara turut dilibatkan.
Ia juga mengimbau para pengendara mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman.
“Utamakan keselamatan saat berkendara,” tutupnya.
Baca juga: Breaking News: Kecelakaan Maut di Gorontalo Utara, Ibu dan Balita Kehilangan Nyawa
Sosok Aipda Aman Zakaria
Aipda Aman Zakaria saat ini menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Kota Timur, Kota Gorontalo.
Sebagai informasi, Aipda atau Ajun Inspektur Polisi Dua adalah pangkat tertinggi kedua dalam golongan Bintara Polri (Bintara Tinggi). Pangkat ini berada setingkat di bawah Aiptu dan di atas Bripka, dengan tanda pangkat berupa satu balok perak bergelombang. Polisi berpangkat Aipda sering kali berperan sebagai penghubung antara bintara operasional dengan perwira.
Dibalik seragamnya, Aipda Aman Zakaria menyimpan kisah perjuangan panjang. Pria berusia 42 tahun ini harus melewati jalan terjal sebelum resmi menjadi anggota Polri. Ia pertama kali mengikuti seleksi kepolisian pada tahun 2000.
Namun, namanya tidak tercantum dalam daftar kelulusan. Kegagalan tersebut bahkan terulang pada percobaan-percobaan berikutnya.
Meski gagal hingga tiga kali, Aman menolak menyerah. Baginya, kegagalan adalah ujian mental untuk membuktikan keseriusannya.
“Saya ikut tes polisi sampai empat kali. Alhamdulillah, baru lulus tahun 2004,” kenangnya.
Motivasi terbesarnya berasal dari dukungan sang ibu. Aman percaya bahwa doa orang tua memiliki kekuatan luar biasa yang membuatnya tetap optimis meski berkali-kali menemui jalan buntu.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Aman lahir dari keluarga sederhana. Orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap, dan sang ibu menyambung hidup dengan berjualan pisang goreng.
Keterbatasan ekonomi tak membuatnya berkecil hati. Sejak sekolah, ia sudah terbiasa bekerja keras membantu keluarga.
Ia menempuh pendidikan dasar di SDN 17 Gorontalo, lalu berlanjut ke SMP Negeri 5 Gorontalo, dan menamatkan pendidikan menengah di SMEA (sekarang SMK Negeri 1 Gorontalo).
Saat masih bersekolah, Aman melakoni pekerjaan sebagai penjual koran di lampu merah.
“Dulu saya berjualan koran di lampu merah sambil sekolah,” tuturnya saat ditemui TribunGorontalo.com di kawasan Citimall Gorontalo, Senin (16/3/2026).
Pengalaman hidup di jalanan justru memicu ketertarikannya pada dunia kepolisian. Ia kerap memperhatikan polisi yang bertugas dan merasa terpanggil untuk melayani masyarakat. Cita-cita itu ia jaga sejak duduk di bangku SMP hingga akhirnya terwujud.
Kini, setelah dua dekade mengabdi, Aman mengemban amanah sebagai Kanit Binmas Polsek Kota Timur di bawah naungan Polresta Gorontalo Kota.
Ia aktif menjalankan pendekatan humanis, salah satunya melalui program Jumat Curhat. Melalui forum ini, ia mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga untuk segera ditindaklanjuti. (*)
| Pospam Center Point Gorontalo Jadi Titik Pantau Utama Arus Mudik dan Ngabuburit |
|
|---|
| Arus Mudik Jelang Idulfitri Meningkat di Pelabuhan Ferry Gorontalo, ASDP Siapkan Double Trip |
|
|---|
| Terminal Dungingi Gorontalo Siaga Antisipasi Lonjakan Penumpang, 346 Kendaraan Sudah Diperiksa |
|
|---|
| Breaking News! Tiket Pesawat Gorontalo Kena Diskon 13 Persen dari Desember hingga Januari 2026 |
|
|---|
| Penumpang Kapal Ferry Gorontalo Membeludak pada Arus Balik Lebaran: Ada 525 Orang dari Pagimana |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.