Minggu, 15 Maret 2026

Kecelakaan Maut Minsel

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Jadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Korban Kecelakaan

Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Mustaki di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Jadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Korban Kecelakaan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
UPACARA PELEPASAN JENAZAH — Suasana rumah duka kakak beradik korban kecelakaan maut di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, Minggu (15/3/2026). Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menjadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah. 
Ringkasan Berita:
  • Gusnar Ismail hadir langsung di rumah duka dan bertindak sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki
  • Suasana haru menyelimuti rumah duka, dipadati keluarga, sahabat, ASN, guru, serta pegawai kejaksaan yang datang memberikan penghormatan terakhir
  • Kedua korban meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan saat perjalanan menuju Manado

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Mustaki di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Minggu (15/3/2026).

Sejak pagi hari, rumah duka dipadati pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada dua kakak beradik korban kecelakaan maut, Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki.

Jalan Pangeran Hidayat yang biasanya ramai dengan aktivitas warga, pagi itu berubah menjadi lautan manusia berpakaian putih.

Pakaian putih dikenakan sebagai simbol kesucian dan penghormatan terakhir bagi kedua almarhumah.

Para pelayat duduk berjejer di sisi kiri dan kanan jalan, menciptakan suasana khidmat menjelang prosesi pelepasan.

Sekitar pukul 07.35 Wita, keluarga bersama pelayat mulai mempersiapkan upacara pelepasan jenazah.

Upacara tersebut menjadi perhatian besar karena dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Kehadiran gubernur menandai betapa besar rasa kehilangan masyarakat Gorontalo atas wafatnya dua sosok muda yang berkontribusi di bidang pendidikan dan hukum.

Gusnar Ismail bertindak sebagai inspektur upacara atau pembina upacara pelepasan jenazah.

Suasana rumah duka kakak beradik korban kecelakaan maut
PERSIAPAN PEMAKAMAN — Suasana rumah duka kakak beradik korban kecelakaan maut di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, Minggu (15/3/2026).

Dengan penuh khidmat, ia memimpin jalannya prosesi yang diikuti ratusan pelayat.

Suasana hening menyelimuti rumah duka ketika gubernur berdiri tegak di hadapan dua peti jenazah.

Dalam kesempatan itu, Gusnar menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga Mustaki.

Ia menegaskan bahwa kepergian Fanni dan Yessi adalah kehilangan besar bagi masyarakat Gorontalo.

“Mereka adalah putri terbaik daerah ini. Satu berkiprah di dunia pendidikan, satu lagi di bidang hukum. Keduanya telah memberikan kontribusi nyata,” ujar Gusnar.

Kehadiran gubernur juga menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah terhadap profesi kedua almarhumah.

Yessi Sukersi Mustaki dikenal sebagai guru bahasa Inggris dan Mandarin di SMP Negeri 5 Kota Gorontalo.

Sementara adiknya, Fanni Anelsia Mustaki, bekerja sebagai Pranata Humas di bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Tidak heran jika banyak guru dan pegawai kejaksaan turut hadir dalam prosesi pelepasan.

Mereka datang bukan hanya sebagai pelayat, tetapi juga sebagai rekan kerja yang merasa kehilangan sosok berharga.

Upacara pelepasan berlangsung penuh khidmat dengan doa-doa yang dipanjatkan untuk kedua almarhumah.

Tangis keluarga pecah ketika jenazah mulai dipersiapkan untuk diberangkatkan ke pekuburan keluarga.

Sesuai rencana, kedua korban akan dimakamkan di pekuburan keluarga yang berada tidak jauh dari rumah duka.

Prosesi pelepasan ini menjadi saksi betapa besar rasa cinta masyarakat terhadap Fanni dan Yessi.

Baca juga: 2 PNS Kakak Beradik Asal Gorontalo Korban Kecelakaan di Minahasa Selatan Akan Dimakamkan Minggu Pagi

Kronologi Kecelakaan

KECELAKAAN -- Kecelakaan maut menimpa mobil Kijang Innova hitam asal Gorontalo di Desa Sapa, Minahasa Selatan, yang mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
KECELAKAAN MAUT - Kecelakaan maut menimpa mobil Kijang Innova hitam asal Gorontalo di Desa Sapa, Minahasa Selatan, yang mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. (TribunGorontalo.com)

Sebelumnya, kabar duka datang dari Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026).

Kakak beradik tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sapa, Kecamatan Tenga.

Mereka menumpangi mobil PO Garuda dengan nomor polisi DM 1195 BA dalam perjalanan dari Gorontalo menuju Manado.

Tujuan perjalanan adalah mengunjungi rumah ibu mereka sekaligus berkumpul menjelang Lebaran.

Namun rencana itu berubah menjadi kabar duka yang mengejutkan banyak pihak.

Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, Iptu Engelina Yusuf, membenarkan peristiwa tersebut.

“Mereka berdua yang meninggal dunia,” ujarnya kepada TribunManado.Id.

Ia menambahkan, satu penumpang bernama Doni mengalami luka ringan, sementara pengemudi mobil bernama Ismail mengalami luka berat.

Menurut Engelina, kecelakaan terjadi karena mobil melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengemudi kehilangan kendali.

Kendaraan keluar jalur, menabrak pohon, lalu menghantam sebuah rumah makan di pinggir jalan.

Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek dan bangunan rumah makan rusak parah.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi mobil yang hancur dan atap seng bangunan roboh.

Peristiwa tragis ini menambah duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Gorontalo.

Tetangga korban, Apris Doda, menyebut keduanya dikenal sebagai pribadi ramah dan baik hati.

“Kalau ketemu selalu menyapa tetangga. Orangnya baik-baik semua,” ujarnya.

Kehilangan ini dirasakan tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sekitar yang sudah lama mengenal mereka.

Dalam keluarga, Fanni dan Yessi merupakan tiga bersaudara. Satu saudara laki-laki mereka bekerja di Rumah Sakit Kandou, Manado.

Kini, keluarga harus menerima kenyataan pahit kehilangan dua putri terbaik sekaligus dalam satu peristiwa.

Upacara pelepasan yang dipimpin Gubernur Gusnar Ismail menjadi simbol penghormatan terakhir dari pemerintah dan masyarakat Gorontalo.

Prosesi ini diharapkan memberi kekuatan bagi keluarga Mustaki untuk tabah menghadapi cobaan besar.

Kehadiran gubernur juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah berdiri bersama rakyat dalam suka maupun duka. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved