Kebakaran Rumah di Ipilo
Damkar Gorontalo Ungkap Kronologi Penanganan Kebakaran Rumah di Ipilo
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo membeberkan secara rinci detik-detik krusial saat personel berjibaku menjinakkan api
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Koordinator-Damkar-Kota-Gorontalo-Muhammad-Luthfi-saat-diwawancarai-TribunGorontalocom.jpg)
Diketahui saat si jago merah mengamuk, pemilik atau penghuni rumah tidak berada di tempat sehingga tidak ada aktivitas di dalam bangunan tersebut.
Meskipun rumah dalam kondisi tak berpenghuni, fokus utama petugas tetap pada upaya pemadaman total secepat mungkin.
Baca juga: Nama-nama 171 Kepala Sekolah Dilantik Bupati Gorontalo Hari Ini 6 Maret 2026
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Luthfi menjelaskan bahwa hingga saat ini, timnya masih terus bekerja di lapangan untuk mengumpulkan data-data terkait kebakaran hebat tersebut.
Penyebab pasti dari munculnya api hingga saat ini masih menjadi teka-teki dan dalam proses identifikasi mendalam oleh pihak terkait.
Namun, di tengah duka akibat kerugian harta benda, Luthfi mengaku bersyukur atas keberhasilan anggotanya di lapangan.
Keberhasilan paling vital adalah tim Damkar mampu melakukan isolasi api dengan sangat efektif.
Hal ini menjadi pencapaian besar mengingat letak bangunan yang berada di tengah pemukiman yang sangat rapat.
“Kita bisa batasi sehingga tidak menjalar ke bangunan yang lain,” tegas Luthfi.
Jika terlambat sedikit saja, api dipastikan akan merembet ke dinding-dinding rumah warga lainnya yang berdampingan langsung.
Dalam operasi pemadaman ini, kekuatan armada yang dikerahkan tidaklah main-main untuk memastikan api benar-benar padam.
Damkar Kota Gorontalo menerjunkan sedikitnya 3 unit armada pemadam utama milik pemerintah kota.
Berdasarkan pantauan di lokasi, konstruksi dua lantai dari rumah tersebut memang menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
Petugas harus berupaya memutus "jalan api" agar lidah api tidak menjangkau atap-atap tetangga.
Hampir seluruh perabotan dan aset berharga di dalam rumah tersebut dilaporkan tidak sempat diselamatkan dan telah menjadi abu.
“Perabotan dalam rumah hangus semua,” ujar salah satu petugas yang melakukan pendinginan di area dalam bangunan.