Pemkot Gorontalo
Respons Wawali Indra Gobel Terkait Dapur MBG di Kota Gorontalo yang Ditutup Wagub
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel merespons isu penutupan sementara sebuah dapur MBG di wilayahnya.
Penulis: WawanAkuba | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MBG-Indra-Gobel-Wali-Wali-Kota-Gorontalo-mengakui-wajar-jika-ada-dapur-MBG.jpg)
“Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran yang sama, Pemerintah Kota Gorontalo tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Penjelasan Wagub
Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah menutup satu dapur makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kota Gorontalo.
Adapun penutupan ini tak dilakukan spontan. Istri eks Gubernur Gorontalo dua periode, Rusli Habibie ini mengakui jika sebelumnya sudah menyurati SPPG tersebut.
Tak cuma sekali, sesuai aturan SPPG yang terindikasi melanggar disurati sebanyak tiga kali.
Idah Syahidah sebagai Ketua Satgas Percepatan MBG di Gorontalo pun membeberkan alasan dirinya mengambil keputusan penutupan tersebut.
“Itu pelanggaran karena ditemukan makanan tidak layak,” jelasnya.
Memang, idah tak menjelaskan spesifik arti tak layak yang dimaksud.
Baca juga: Kantor Lurah Tumbihe Gorontalo Kerap Kebanjiran, Warga Berniat Patungan Bangun Gedung Baru
Namun jika merujuk informasi Badan Gizi Nasional (BGN), bahwa Standar gizi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025 berpedoman pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes dan prinsip "Isi Piringku".
Standar itu harusnya bisa memenuhi 20–35 persen kebutuhan energi harian.
Menu mencakup karbohidrat, protein hewani/nabati, sayur, dan buah dengan anggaran bahan makanan Rp8.000–Rp10.000 per porsi.
Fokus utama adalah keseimbangan gizi makro-mikro dan penggunaan pangan lokal.
Eks anggota DPR RI ini juga mengingatkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan peringatan tegas terkait kualitas makanan dalam program MBG.
“Bahkan ada warning dari BGN, apalagi menu makanan yang disajikan tidak layak maka akan ditutup,” ujarnya, Kamis (5/2/2026). (*)