Tumbilotohe Gorontalo
Lampu Botol Tumbilotohe Nonce Abuada Dijual Serba Rp 5 Ribu di Sudut Jalan Kota Gorontalo
Di sebuah pertigaan jalan yang cukup ramai di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo tepatnya di depan SDN 27 Kota Selatan, deretan lampu botol
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEDAGANG-TIMBILOTOHE-Nonce-Abuada-54-berjualan-lampu-botol-di-Jalan-Jaksa-Agung-Suprapto.jpg)
Selain lampu botol, ia juga menjual minyak tanah dalam kemasan kecil.
“Kalau lampunya Rp5.000 empat. Ini sudah ada sumbu, jadi tinggal isi minyak tanah saja. Saya juga jual minyak tanah, yang kecil Rp15 ribu, kalau yang lebih besar Rp30 ribu,” jelasnya.
Meski baru membuka lapak pada pagi hari, beberapa orang sudah datang membeli.
“Alhamdulillah tadi sudah ada yang beli. Biasanya memang belum terlalu ramai di awal, tapi kalau sudah mendekati hari pasang lampu, pembeli mulai banyak,” ujarnya.
Bagi Nonce, sudut kecil di pertigaan jalan itu bukan tempat baru. Ia mengaku sudah sekitar sepuluh tahun berjualan lampu botol di lokasi tersebut setiap menjelang Ramadan.
“Sudah sekitar sepuluh tahun saya jualan di sini kalau bulan puasa. Dari dulu tempatnya di sini terus, di dekat sekolah ini,” katanya.
Ia juga mengaku telah meminta izin kepada pihak sekolah untuk berjualan di area dekat pagar SDN 27 Kota Selatan.
Lapaknya memang sederhana, namun cukup dikenal oleh warga yang sering melintas di jalan tersebut.
Di atas meja jualan, puluhan lampu botol disusun rapi seperti barisan kecil yang menunggu dibawa pulang pembeli.
Ketika tertiup angin, botol-botol tersebut sesekali saling bersentuhan dan menimbulkan bunyi kecil yang khas.
Bagi Nonce, berjualan lampu botol bukan sekadar aktivitas musiman. Ada alasan sederhana yang membuatnya tetap membuka lapak setiap Ramadan tiba.
Ia ingin menambah penghasilan untuk keluarganya khusunya untuk cucu kesayangnya.
“Ini hanya untuk tambahan rezeki saja. Saya ingin ada uang lebih sedikit supaya bisa beli kebutuhan nanti, apalagi menjelang lebaran,” ujarnya.
Nonce juga mengaku ingin menyiapkan baju lebaran untuk cucunya.
“Kalau ada rezeki dari jualan lampu ini, saya mau belikan baju lebaran untuk cucu-cucu. Jadi walaupun sederhana, saya tetap semangat jualan,” katanya.