MBG di Gorontalo
IGI Kota Gorontalo Akui Motivasi Guru Menurun Imbas Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dinilai memiliki dua sisi bagi dunia pendidikan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-Ikatan-Guru-Indonesia-Kota-Gorontalo-Yusuf-Bagu-8899999.jpg)
Ringkasan Berita:
- MBG yang digagas pemerintah dinilai memiliki dua sisi bagi dunia pendidikan.
- Di satu sisi memberi manfaat bagi siswa
- Di sisi lain disebut berdampak pada motivasi sebagian guru, khususnya guru honorer.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dinilai memiliki dua sisi bagi dunia pendidikan.
Di satu sisi memberi manfaat bagi siswa, di sisi lain disebut berdampak pada motivasi sebagian guru, khususnya guru honorer.
Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Kota Gorontalo, Yusuf Bagu, mengatakan pada awalnya ia sangat mendukung program tersebut karena dianggap sbagai program yang baik bagi siswa.
Menurutnya, saat pertama kali diluncurkan, MBG dipandang sebagai program pemerintah yang positif.
"Kalau saya sendiri melihat program kerjanya pemerintah, saya sangat pro suka sekali dengan program pemerintah, awalnya seperti itu," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (5/3/2026).
Seiring berjalannya waktu, ia mulai melihat adanya perubahan pada alokasi anggaran yang menurutnya berdampak pada sektor pendidikan.
Yusuf menilai, awalnya dana pendidikan dan dana untuk program MBG berada pada porsi masing-masing.
Akan tetapi dalam perkembangannya, ia melihat ada sebagian anggaran pendidikan yang ikut terdampak.
Ia mencontohkan kondisi yang terjadi di sekolah tempatnya mengajar, yakni MAN 1 Kota Gorontalo.
Beberapa item anggaran pendidikan disebut mengalami pemangkasan dengan alasan efisiensi. Akibatnya, sejumlah kegiatan kesiswaan juga terdampak.
Wakasek Kesiswaan di MAN 1 Kota Gorontalo ini juga menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat siswa harus lebih kreatif untuk mencari sumber dana bagi kegiatan mereka.
Meski demikian, Yusuf tidak menampik bahwa kondisi tersebut juga memiliki sisi positif bagi para siswa.
Ia menilai keterbatasan justru memacu kreativitas siswa dalam mengelola kegiatan.
Selain itu, ia juga menilai program MBG sebenarnya memberikan manfaat langsung bagi peserta didik karena mereka mendapatkan makanan bergizi di sekolah.
Dampak MBG Bagi Guru Honorer
Namun di sisi lain, ia menyoroti munculnya rasa kecemburuan di kalangan guru honorer terhadap perkembangan program tersebut.
MBG di Gorontalo
| Makanan Tak Layak Konsumsi, Satu SPPG di Kota Gorontalo Ditutup Sementara |
|
|---|
| 1.109 Siswa SMPN 1 Gorontalo Antusias Terima MBG, Makanan Ringan Jadi Andalan |
|
|---|
| SMK Tridharma Gorontalo 'Hadiahkan' MBG Jadi Menu Buka Puasa Siswa |
|
|---|
| Dukung Program MBG, Poltekkes Gorontalo Libatkan Alumni di Pengelolaan |
|
|---|
| Demi Ibu yang Sakit, Eshan Siswa Kelas 1 SD di Gorontalo Rela Tak Makan MBG: Mau Makan dengan Mama |
|
|---|