Minggu, 15 Maret 2026

Pantauan Fasilitas Publik

Kondisi Jalan Depan GOR Nani Wartabone Gorontalo, Lubang-lubang Selebar Ban Mobil

Kondisi Jalan Achmad Nadjamuddin, tepat di kawasan SMA Negeri 3 Gorontalo, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kondisi Jalan Depan GOR Nani Wartabone Gorontalo, Lubang-lubang Selebar Ban Mobil
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
JALAN RUSAK--Potrrt Jalan Achmad Nadjamuddin Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis (26/2/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Kondisi Jalan Achmad Nadjamuddin, tepat di kawasan SMA Negeri 3 Gorontalo, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo kian memprihatinkan. 

Aspal jalan dipenuhi lubang-lubang menganga yang tersebar hampir di seluruh badan jalan.

Pantauan TribunGorontalo.com Kamis (26/2/2026), dari arah utara ke selatan, kondisi jalan tampak tidak lagi rata. 

Lubang-lubang dengan ukuran bervariasi terlihat jelas, mulai dari sebesar tapak kaki hingga selebar ban mobil. 

Sebagian lubang tampak kering dengan aspal mengelupas, sementara lainnya sering tergenang air hujan, menyulitkan pengendara untuk memperkirakan kedalaman lubang.

Arus lalu lintas di ruas jalan ini cukup padat. Sebab berdekatan dengan area sekolah, perkantoran dan fasilitas publik seperti GOR Nani Wartabone serta menuju ke pusat-pusat perbelanjaan.

Jalan Achmad Nadjamuddin merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan antara Jalan Jendral Sudirman dan Jalan HB Jassin. Selain itu terdapat satu pertigaan menuju ke Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Baca juga: Peneliti Temukan Protein Baru Penyebab Penyakit Jantung, Bukan Hanya Kolesterol dan Tekanan Darah

Ironisnya, kondisi jalan yang rusak membuat pengendara terpaksa menurunkan kecepatan, bahkan zig-zag demi menghindari lubang.

Pengendara becak motor atau bentor terlihat paling rentan. Beberapa kali pengendara harus mengerem mendadak ketika menyadari ada lubang besar tepat di jalur lintasan. 

Tidak sedikit pula yang nyaris kehilangan keseimbangan saat roda depan atau belakang masuk ke lubang.

Bahkan mereka harus mengambil jalur pengendara lain untuk menghindari lubang.

“Kalau tidak fokus, bisa langsung jatuh. Apalagi lubang yang tertutup air, kelihatannya dangkal tapi ternyata dalam,” ujar Arman Hamid, pengendara bentor yang mangkal di area tersebut.

Menurut Arman, kondisi jalan rusak sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah sejak intensitas hujan meningkat. 

Air hujan mempercepat pengelupasan aspal dan memperbesar lubang yang sebelumnya kecil.

Tak hanya pengendara bentor, pengemudi motor dan mobil juga merasakan dampaknya. 

Sepeda motor kerap tampak oleng saat melintasi jalan berlubang, sementara mobil harus berjalan sangat pelan agar bagian bawah kendaraan tidak menghantam aspal yang rusak.

Hami (32), warga setempat yang tengah hamil, mengaku sangat khawatir setiap kali harus melintasi jalan tersebut.

Baca juga: Kajari Gorontalo Utara Dukung Program Pemkab Gorut, Bupati Thariq : Ini Babak Baru Bagi Kita

“Kalau lewat sini rasanya takut sekali. Guncangannya keras. Saya khawatir bisa keguguran,” ujarnya dengan wajah cemas.

Hami mengatakan, dirinya sering memilih memutar lewat jalan lain yang lebih jauh demi menghindari Jalan Achmad Nadjamuddin. 

Namun, pilihan itu tidak selalu memungkinkan karena jalan ini merupakan akses tercepat menuju pusat aktivitas warga.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Jein Pasau dia menilai kerusakan jalan sudah tidak bisa lagi ditangani dengan tambalan sementara. 

Beberapa bekas tambalan lama terlihat kembali rusak, bahkan meninggalkan lubang baru di sekitarnya.

“Pernah ditambal, tapi cepat rusak lagi. Seharusnya diperbaiki total, jangan tambal sulam,” kata Jein.

Pantauan di lapangan menunjukkan, pengendara sering saling berebut jalur yang dianggap paling aman. 

Baca juga: BMKG: Sejumlah Wilayah di Gorontalo Diprediksi Berawan-Hujan Ringan Besok Jumat 27 Februari 2026

Akibatnya, ruang gerak kendaraan menyempit dan potensi kecelakaan pun meningkat.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh. 

Mereka menilai Jalan Achmad Nadjamuddin memiliki peran strategis sebagai jalur pendidikan dan aktivitas masyarakat, sehingga seharusnya mendapat perhatian serius.

“Jangan tunggu ada korban dulu. Kalau sudah ada yang jatuh atau kecelakaan parah, baru sibuk diperbaiki,” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved