Kamis, 26 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Adhan Dambea Rencana Tata SKB Kota Gorontalo Nyaman Serupa Hotel, jadi Pusat Kegiatan ASN

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan rencana strategisnya untuk menata Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang berada di Jalan John Ario Katili

Tayang:
Penulis: WawanAkuba | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Adhan Dambea Rencana Tata SKB Kota Gorontalo Nyaman Serupa Hotel, jadi Pusat Kegiatan ASN
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
KUNJUNGAN -- Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat kunjungi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo, Selasa (24/2/2026). Dalam kunjungan ini Adhan Dambea merasa kecewa. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meninjau Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Jalan John Ario Katili dan mengaku kecewa karena belum ada perubahan signifikan sejak periode pertamanya menjabat. 
  • Ia berencana menata ulang SKB agar memiliki konsep dan kenyamanan layaknya hotel sehingga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan pemerintah maupun masyarakat. 
  • Penataan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada hotel komersial sekaligus menjadi sumber pemasukan daerah.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan rencana strategisnya untuk menata Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang berada di Jalan John Ario Katili (eks Andalas), dekat Simpang Lima, Selasa (24/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Adhan mengaku kecewa karena tidak melihat perubahan signifikan pada SKB sejak periode pertamanya menjabat.

Menurutnya, fasilitas yang telah lama ada itu belum menunjukkan pembaruan berarti dari sisi pengelolaan maupun konsep pemanfaatannya.

“Modelnya seperti ini ya, tidak ada yang luar biasa perubahan,” ujarnya.

Meski demikian, Adhan menyatakan telah menyiapkan konsep baru untuk mengoptimalkan fungsi SKB.

Baca juga: Wali Kota Gorontalo Tinjau Lahan di Buliide, Disiapkan untuk TPST Program Bantuan World Bank

Dengan anggaran yang terbatas, ia berencana menata ulang fasilitas tersebut agar lebih nyaman dan representatif, bahkan menghadirkan suasana layaknya hotel.

Konsep itu, kata dia, bertujuan agar SKB dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan pemerintah maupun masyarakat tanpa harus menyewa hotel komersial.

Selain meningkatkan kenyamanan, pemanfaatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi sumber pemasukan bagi daerah.

“Ke depan SKB jadi pusat kegiatan, semua kegiatan. Jadi tidak ada cerita buat kegiatan di hotel. Kita ciptakan SKB ini seperti suasana hotel, orang betah di sini, di lain pihak ada pemasukan,” jelasnya.

Ia menegaskan, SKB nantinya akan terbuka untuk berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga sektoral, hingga komunitas masyarakat.

Dengan demikian, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa perlu mencari lokasi kegiatan di luar.

Adhan juga mengakui adanya tantangan keterbatasan anggaran, terlebih pemerintah kota saat ini tengah mempersiapkan pembangunan kantor wali kota yang baru.

Namun ia memastikan penataan SKB tetap menjadi bagian dari prioritasnya dan akan menganggarkannya di APBD Perubahan. 

“Walaupun kita lagi memikirkan anggaran untuk bangun kantor wali kota, tetap kita pikirkan juga penataan SKB,” pungkasnya.

Soroti Fasilitas

FASILITAS -- Momen Adhan Dambea soroti fasilitas di SKB Kota Gorontalo.
FASILITAS -- Momen Adhan Dambea soroti fasilitas di SKB Kota Gorontalo, Selasa (24/2/2026). Ia meminta agar pengadaan memang benar-benar difungsikan dan digunakan.

Dalam kunjungan itu, Adhan Dambea sempat berbicara di depan para guru yang kebetulan di momen yang sama berkumpul di Aula SKB untuk pelatihan. 

Hanya lima menit berbicara, Adhan berfoto lalu berpindah tempat ke sejumah kamar SKB. Rupanya ditemukan kamar-kamar ini memiliki tempat tidur yang layak tapi masih dalam kondisi terbungkus rapi. 

"Ini bisa jadi temuan BPK," ucap Adhan. 

Sebab kata Adhan, kasur-kasus yang diadakan mestinya langsung digunakan. Artinya jika pengadaannya tak mendesak, maka bisa jadi temuan. 

Dalam hal ini, Adhan mendorong agar setiap fasiitas yang diadakan adalah benar-benar digunakan dan difungsikan. 

Teruma kata dia agar fasiitas ini benar-benar dibutuhkan di SKB tersebut. Ia pun meminta agar lokasi ini jadi pusat kegiatan yang benar-benar bikin nyaman peserta. 

"Pokoknya nantilah semoga kita benahi ini jadi nyaman. Karena dulu seluruh kegiatan di sini. Dulu waktu belum banyak hotel-hotel. Kegiatan para pemuda itu di sini," kata Adhan. 
 
(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved