Kecelakaan Mobil di Kota Gorontalo
Kondisi Sopir dan Penumpang Fortuner Pascakecelakaan di JDS Kota Gorontalo
Kondisi pengemudi serta penumpang mobil Toyota Fortuner 2.8 GR Sport menjadi fokus utama pascainsiden kecelakaan tunggal
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sopir-dan-penumpang-saat-dimintai-keterangan.jpg)
Kondisi serupa juga dialami oleh Astria Usman yang duduk di kursi penumpang.
Astria dilaporkan selamat dari maut tanpa mengalami luka-luka yang mengancam nyawa.
Keduanya tampak masih mampu berkomunikasi dengan warga dan petugas kepolisian yang tiba di lokasi.
Kronologi kejadian
Ketegangan masih terlihat jelas di wajah Elvia saat menjelaskan kronologi kejadian kepada petugas.
Ia menceritakan bahwa perjalanan semula berlangsung normal dari arah utara menuju selatan.
Kepanikan mulai muncul ketika Elvia melihat tiga unit becak motor (bentor) dari arah berlawanan melaju terlalu ke tengah.
Ketiga bentor tersebut terpaksa mengambil jalur tengah karena menghindari kabel jaringan yang menjuntai rendah.
Dalam kecepatan tertentu, Elvia yang terkejut secara spontan menginjak pedal rem dengan sangat keras.
Pengereman mendadak tersebut membuat mobil SUV berbobot besar itu kehilangan traksi di aspal JDS.
Demi menghindari tabrakan langsung dengan bentor, Elvia membanting setir ke arah kanan.
Langkah penyelamatan nyawa orang lain tersebut justru membuat kendaraannya menghantam fasilitas publik.
Lampu penerangan jalan dan deretan pohon pembatas jalan menjadi sasaran hantaman bodi mobil.
Kerasnya benturan mengakibatkan mobil tersebut kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjungkal.
Warga di sekitar Indomaret JDS segera berhamburan untuk memberikan pertolongan pertama kepada Elvia dan Astria.
Kehadiran massa yang besar sempat membuat suasana di lokasi menjadi sangat riuh.