Kamis, 5 Maret 2026

Kebakaran Rumah Gorontalo

Sosok Yeti Mahmud Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo, Pekerja Keras dan Baik Hati

Kepergian Yeti Mahmud dalam peristiwa kebakaran rumah di Kelurahan Siendeng, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab

Yeti juga dikenal sangat menyayangi keponakan Delvi, Moh. Safar Ladjidji. Anak tersebut sering diajak tidur bersama di kamarnya.

“Anak saya sering diajak tidur bersama di kamarnya. Saya sempat panik karena setahu saya anak saya sering tidur di kamar almarhumah,” kata Delvi.

Kasih sayang Yeti kepada keluarga membuat kepergiannya terasa begitu berat. Bagi keluarga, ia adalah sosok yang penuh cinta dan pengorbanan.

Jenazah Yeti Dimakamkan Keluarga

Jenazah Yeti sempat dibawa ke RSUD Aloe Saboe setelah kebakaran. Pada Jumat (14/2/2026) malam, ia dimakamkan oleh keluarga besar.

Kepergian Yeti menjadi kehilangan besar bagi keluarga Mahmud. Warga sekitar juga merasa kehilangan sosok yang dikenal ramah dan suka menolong.

Banyak tetangga yang hadir memberikan doa dan dukungan kepada keluarga korban. Mereka mengenang Yeti sebagai pribadi yang tidak pernah menolak permintaan bantuan.

Kebakaran yang menelan korban jiwa ini juga melalap seluruh isi rumah. Perabotan, pakaian, hingga dokumen penting tidak sempat diselamatkan.

Wilayah Kelurahan Siendeng yang padat membuat warga khawatir api menjalar ke rumah lain. Beruntung, tim pemadam berhasil mengendalikan api setelah tiga jam berjibaku.

Yeni Mahmud Tinggal di Rumah Adik

KEBAKARAN -- Seorang korban kebkaran di Siendeng Kota Gorontalo menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.
KEBAKARAN RUMAH -- Yeni Mahmud, Seorang korban kebakaran di Siendeng Kota Gorontalo menjalani pemeriksaan kesehatan. (TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Yeni Mahmud kini tinggal sementara di rumah adiknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia menuturkan bahwa tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan.

“Pakaian yang saya kenakan saat kejadian menjadi satu-satunya yang tersisa,” ujarnya.

Untuk kebutuhan sehari-hari, keluarga korban masih mengandalkan bantuan kerabat. Mereka bersyukur masih mendapatkan dukungan di tengah situasi sulit.

Devi Ladjidji, korban lain, juga kehilangan berkas penting dan telepon genggam. Ia sempat syok saat tiba di lokasi kebakaran.

Saat kebakaran terjadi, Devi sedang mengajar di sekolah. Ia baru mengetahui kejadian itu setelah menerima kabar dari keluarga.

Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan melalap seluruh bagian rumah. Devi mengaku sempat kehilangan kesadaran karena syok.

Pasca peristiwa kebakaran, aparat kelurahan dan pemerintah daerah melakukan pendataan awal terhadap keluarga korban.

Baca juga: 3 Jam Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Rumah Warga Siendeng Gorontalo, Suplai Air Jadi Sorotan

KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
KEBAKARAN RUMAH - Suasana saat kebakaran rumah di Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat (13/02/2026) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved