Libur Sekolah Ramadan
Libur Sekolah Belum Pasti, Ortu Siswa Gorontalo Keluhkan Jadwal Pulkam Terganggu
Ketidakpastian jadwal libur Ramadan dan Idul Fitri mulai dirasakan sejumlah sekolah di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: WawanAkuba | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-SDN-56-Kota-Gorontalo-Hardoni-Biludu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Satuan pendidikan, termasuk SDN 56 Kota Gorontalo, belum menerima surat edaran resmi terkait jadwal libur Ramadan 2026
- Ketidakpastian jadwal ini juga memicu kebingungan bagi orang tua siswa yang ingin merencanakan mudik ke luar daerah
- Menanggapi situasi ini, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa surat edaran bersama (Mendikdasmen, Menag, dan Mendagri) sedang disiapkan dan ditargetkan rampung minggu ini
TRIBUNGORONTALO.COM – Ketidakpastian jadwal libur Ramadan dan Idul Fitri mulai dirasakan sejumlah sekolah di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Hingga awal Februari 2026, surat edaran resmi terkait libur sekolah belum diterima satuan pendidikan, sehingga berpotensi mengganggu perencanaan pembelajaran hingga persiapan mudik orang tua siswa.
Kepala SDN 56 Kota Gorontalo, Hardoni Biludu, mengaku pihak sekolah masih menunggu kepastian jadwal tersebut sebagai acuan menyusun agenda kegiatan belajar mengajar selama Ramadan.
Hardoni ditemui di SDN 56 Kota Gorontalo yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Sekolah ini merupakan salah satu sekolah dasar tertua di daerah tersebut yang berdiri sejak 1918 dan pernah bernama Hollandsch Inlandsche School (HIS) pada masa kolonial Belanda.
“Belum ada surat edaran, sehingga kami juga masih bingung nanti bagaimana pengaturan kegiatan belajar,” ujar Hardoni, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, tanpa kepastian jadwal libur, sekolah kesulitan menyusun kalender akademik, termasuk pembagian materi pelajaran, jadwal ujian, hingga pengaturan kegiatan keagamaan siswa selama Ramadan.
Menurut Hardoni, selama ini sekolah biasanya mengacu pada pola libur yang relatif sama setiap tahun.
Pada awal Ramadan umumnya terdapat libur sekitar satu minggu, kemudian kegiatan belajar kembali berlangsung sebelum libur menjelang Idul Fitri.
“Kalau berkaca dari tahun sebelumnya, biasanya minggu pertama Ramadan libur, setelah itu masuk sekolah sekitar dua minggu, lalu seminggu sebelum Idul Fitri kembali diliburkan. Tapi tahun ini kami belum bisa memastikan karena belum ada edaran resmi,” jelasnya.
SDN 56 Kota Gorontalo sendiri memiliki 394 siswa dengan dukungan 23 tenaga pendidik.
Rinciannya terdiri dari 15 guru rombongan belajar, tujuh guru mata pelajaran, serta satu kepala sekolah. Sekolah juga didukung satu petugas keamanan dan satu petugas kebersihan.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan Jadwal Belajar Siswa Selama Ramadan 2026, Ini Rinciannya
Ganggu Jadwal Pulang Kampung
Ketidakpastian jadwal tersebut tidak hanya berdampak pada sekolah, tetapi juga berpotensi memengaruhi perencanaan keluarga siswa.
Banyak orang tua biasanya menyesuaikan jadwal mudik dengan kalender libur sekolah agar perjalanan lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas belajar anak.