Jalan Rusak di Gorontalo
Pengemudi Keluhkan Kondisi Jalan Rambutan Kota Gorontalo, Bikin Bentor Cepat Rusak
Pengemudi bentor (becak motor) mengeluhkan kondisi Jalan Rambutan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
Ringkasan Berita:
- Pengemudi bentor mengeluhkan kondisi Jalan Rambutan Kota Gorontalo
- Ruas spanjang kurang lebih 1,2 kilometer ini mengalami kerusakan hampir di sepanjang badan jalan.
- Kerusakan Jalan Rambutan sudah terjadi bertahun-tahun dan belum kunjung diperbaiki.
TRIBUNGORONTALO.COM - Pengemudi bentor (becak motor) mengeluhkan kondisi Jalan Rambutan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Jalan Rambutan merupakan salah satu ruas jalan vital di Kota Gorontalo. Jalan ini membentang sekitar 3,5 kilometer, menghubungkan simpang lima Kota Gorontalo hingga simpang tiga Jalan Beringin.
Jalan ini melewati sejumlah kelurahan di Kecamatan Dungingi meliputi Kelurahan Tomulabutao, Kelurahan Tombulilato Selatan, dan Kelurahan Huangobotu.
Kondisi jalan yang dikeluhkan warga berada di segmen Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat.
Ruas spanjang kurang lebih 1,2 kilometer, mulai dari lampu merah Jalan Palma menuju RSUD Otanaha ini mengalami kerusakan hampir di sepanjang badan jalan.
Pantauan Wartawan TribunGorontalo.com di lokasi menunjukkan permukaan aspal dipenuhi lubang-lubang kecil dan lapisan aspal yang mulai menipis.
Kondisi ini membuat kendaraan, khususnya roda dua, tidak melaju dengan stabil.
Jalan Rambutan Kota Gorontalo Tidak Diperbaki Sejak 2018
Anis Harmain (33), warga Kecamatan Kota Barat yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Dia menyebut, kerusakan Jalan Rambutan sudah terjadi bertahun-tahun dan belum kunjung diperbaiki.
“(Kondisi saja) ini dari tahun 2018, sebelum itu masih normal dan masih bagus,” ujarnya.
Pengemudi bentor ini mengaku sangat merasakan dampak rusaknya jalan tersebut.
Meski secara kasat mata jalan masih dapat dilalui, namun lubang-lubang kecil yang tersebar hampir di sepanjang ruas membuat kendaraan bergetar hebat saat melintas.
Bagi pengemudi bentor, getaran itu berdampak serius pada komponen kendaraan, terutama laher motor.
Anis mengaku harus mengganti laher motornya jauh lebih sering dibandingkan kondisi normal.
“Sangat terasa, saya kadang sebulan sampai dua bulan sekali ganti laher terus,” katanya.
Menurutnya, dalam kondisi normal laher itu diganti secara berkala tiap tahun.
Kerusakan semakin parah kata dia saat bentor melaju tanpa penumpang, karena ban depan tidak mendapat beban tambahan.
Anis juga mengaku kerap mendengar keluhan serupa dari penumpangnya.
Meski tersedia jalur alternatif, namun jaraknya lebih memutar dan sering tidak sesuai dengan tujuan penumpang.
Padahal, Jalan Rambutan merupakan salah satu akses utama menuju RSUD Otanaha Kota Gorontalo.
“Inikan jalan ke rumah sakit, setidaknya diperbaiki,” ujarnya.
Ia sempat mendengar informasi bahwa jalan tersebut akan diperbaiki, namun hingga kini belum mengetahui kepastian realisasinya.
Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa perbaikan Jalan Rambutan belum dapat dilakukan karena masih dalam tahap perencanaan.
“Jalan Rambutan belum ada DED-nya, baru akan disiapkan,” singkatnya. (*/Jian)
Jalan Rusak di Gorontalo
Jalan Rusak
Jalan Rambutan
Kota Gorontalo
Provinsi Gorontalo
pengemudi Bentor
| Warga Gorontalo Tanam Pohon Pisang di Jalan Madura |
|
|---|
| Jalan Bulango Selatan Gorontalo Berlubang dan Rawan Kecelakaan |
|
|---|
| Jalan Ahmad Hiola Kabupaten Gorontalo Rusak, Dinas PUPR Sebut Tak Ada Perbaikan Jalan Tahun Ini |
|
|---|
| Jalan Rusak di Desa Molingkapoto Selatan Gorontalo Utara Dikeluhkan Warga Rawan Kecelakaan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.