Gorontalo Hari Ini
Rumah Warga Kota Gorontalo Dibobol, Uang Rp75Juta Hasil Jualan Bawang Raib
Aksi pencurian menimpa rumah warga di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Arti-mimpi-rumah-dibobol-maling.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aksi pencurian terjadi di rumah warga Kelurahan Molosipat W, Kota Barat, Gorontalo, Senin (26/1/2026)
- Korban mendapati kejanggalan saat pulang: pintu dapur dan kamar terbuka, jendela tercongkel
- Polisi menduga pelaku masuk lewat jendela dengan cara mencongkel
TRIBUNGORONTALO.COM – Aksi pencurian menimpa rumah warga di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Senin (26/1/2026).
Uang puluhan juta rupiah hasil jualan bawang merah raib saat pemilik rumah pergi berdagang ke Pasar Sentral.
Peristiwa itu pertama kali diketahui ketika korban pulang ke rumah untuk beristirahat dan makan siang.
Keluarga korban, Rahman Hasan, menyebut korban berangkat dari Pasar Sentral menuju rumah seperti biasa.
“Informasi dari korban, ia pulang untuk makan siang,” ungkap Rahman kepada TribunGorontalo.com, pada Rabu (28/1/2026).
Namun, setibanya di rumah, korban merasa ada yang janggal. Suasana rumah berbeda dari biasanya.
Ia kemudian memastikan kepada istrinya soal kondisi pintu kamar sebelum mereka berangkat berdagang.
“Korban menanyakan ke istrinya apakah pintu kamar ditutup, dijawab ditutup,” kata Rahman.
Kecurigaan itu terbukti. Saat diperiksa, uang hasil berdagang yang disimpan di dalam lemari telah hilang.
“Sekitar Rp75 juta dari hasil berdagang,” jelasnya.
Selain itu, korban menemukan sejumlah kejanggalan lain. Jendela rumah dalam keadaan terbuka, begitu pula pintu dapur dan pintu kamar. Meski demikian, kondisi lemari tampak rapi.
“Uangnya ada di dalam lemari, tapi kain tetap rapi,” tambah Rahman.
Menyadari telah menjadi korban pencurian, keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Barat.
“Tadi pukul 13.30 Wita sudah melapor ke Polsek Kota Barat, kemudian mendapat bantuan dari Tim Inafis Polres,” pungkasnya.
Baca juga: Ratusan Kendaraan Dinas Pemkot Gorontalo Bakal Dilelang, Target Rp400 juta
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Barat AKP Abraham Mamahani membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan pencurian terjadi di rumah pasangan Husain Daeng Emba dan Sania Rifai.
“Telah terjadi pencurian di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Berbeda dengan keterangan keluarga, dalam laporan polisi korban mengaku kehilangan sekitar Rp50 juta yang disimpan di dalam lemari pakaian di kamar belakang.
Uang itu merupakan hasil kerja keras pasangan tersebut berdagang bawang merah di Pasar Sentral.
Abraham menuturkan, korban dan istrinya berangkat berdagang sejak pagi. Rumah ditinggalkan sekitar pukul 06.00 Wita dalam keadaan terkunci. Saat kembali pukul 12.00 Wita, korban terkejut mendapati pintu dapur sudah terbuka.
“Pelapor kaget melihat pintu dapur yang awalnya terkunci, kini terbuka,” jelasnya.
Korban kemudian memeriksa kamar dan mendapati pintu kamar serta jendela dekat televisi di ruang tamu juga terbuka.
Setelah dikonfirmasi, istrinya memastikan semua pintu dan jendela sebelumnya terkunci.
Saat lemari dibuka, tas berisi uang sudah tidak ada. Dari hasil olah TKP, polisi menduga pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dekat televisi.
“Pelaku masuk dengan mencongkel jendela, lalu keluar melalui jalur yang sama,” ungkap Abraham.
Polisi menemukan kerusakan pada engsel jendela yang diduga dibuka paksa. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Kami sudah memeriksa tiga saksi, termasuk pelapor, istrinya, dan anaknya,” pungkas Kapolsek.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.