Musim Durian Gorontalo
Pemilik Baduri Duri Ungkap Stok Durian di Gorontalo, Tembus 1.600 Buah per Hari
Memasuki awal musim, para penjual durian bermunculan di pinggir jalan dengan membuka lapak dadakan
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-penjualan-durian-di-Baduri-duri-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Musim durian di Gorontalo mulai ramai, penjual bermunculan di pinggir jalan dan masyarakat
- Baduri Duri Gorontalo menjual durian dengan pasokan utama dari Sulawesi Tengah
- Penjualan mencapai 1.300–1.600 buah per hari di dua titik utama Jalan HB Jassin
TRIBUNGORONTALO.COM – Aroma durian mulai merebak di sejumlah sudut Kota Gorontalo.
Memasuki awal musim, para penjual durian bermunculan di pinggir jalan dengan membuka lapak dadakan. Sebagian bahkan langsung menurunkan durian dari mobil untuk dijajakan kepada masyarakat.
Pantauan TribunGorontalo.com menunjukkan suasana penjualan durian mulai ramai. Masyarakat datang silih berganti: ada yang teliti memilih durian terbaik, ada yang langsung menyantap di tempat, dan ada pula yang membungkus durian untuk dibawa pulang. Keramaian ini menandai dimulainya musim durian yang selalu dinanti warga.
Salah satu titik penjualan yang cukup ramai berada di Jalan HB Jassin, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Di lokasi ini, Baduri-duri Gorontalo menjadi salah satu tempat favorit para penikmat durian.
Pemilik Baduri-duri Gorontalo, Ilham Bin Yasin, menjelaskan bahwa pasokan durian yang mereka jual berasal dari beberapa daerah di luar Gorontalo.
“Kami punya tiga lokasi pengambilan, rata-rata dari Sulawesi Tengah,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Menurut Ilham, wilayah pemasok tersebut meliputi Poso dan Tolitoli. Selain itu, ada pula durian yang didatangkan dari Munte, Sulawesi Utara. Sementara durian lokal Gorontalo hanya tersedia jenis tertentu.
“Di Gorontalo hanya ada durian jenis Montong dari Tolinggula, Gorontalo Utara,” jelasnya.
Ilham menambahkan, aktivitas penjualan berlangsung setiap hari di dua titik yang masih berada di ruas jalan yang sama. “Dalam sehari kami bisa menjual 1.300–1.600 buah,” katanya.
Jumlah tersebut merupakan total penjualan di dua lokasi, yakni di depan TVRI Gorontalo dan di depan Baznas Gorontalo, Jalan HB Jassin.
Dari sisi harga, durian dijual dengan variasi menyesuaikan ukuran dan jenisnya. Paket ditawarkan mulai Rp150 ribu untuk dua buah, serta Rp100 ribu untuk dua hingga lima buah.
“Khusus durian Montong kami jual Rp65 ribu per kilogram,” ujar Ilham.
Baca juga: Lowongan Kerja Hari Ini 12 Januari 2026: TribunGorontalo.com Butuh Kontributor di 3 Daerah
Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, Ilham menegaskan kepuasan pembeli menjadi prioritas utama. Durian yang dimakan di tempat dapat langsung diganti jika tidak sesuai. Bahkan jika durian dibawa pulang dan ditemukan busuk, pembeli tetap dilayani.
“Kalau mau ganti tidak masalah, tinggal datang kembali ke sini,” katanya.