Senin, 9 Maret 2026

Gorontalo Hari Ini

Wali Kota Gorontalo Nyaris Copot Lurah Ipilo Gara-gara Abaikan Warga Sakit

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menegur keras Lurah Ipilo, Haryanto Akudje. Haryanto diduga mengabaikan warganya yang sakit

Tayang:
Penulis: WawanAkuba | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Wali Kota Gorontalo Nyaris Copot Lurah Ipilo Gara-gara Abaikan Warga Sakit
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
LURAH DITEGUR -- Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat menghadiri pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan se-Kota Gorontalo, Selasa (16/12/2025) pagi di Yiladia, Kota Gorontalo. Adhan menegur Lurah Ipilo yang dinilai lalai mengurus warganya yang sakit. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegur keras Lurah Ipilo, Haryanto Akudje, karena diduga mengabaikan warganya
  • Setelah menerima laporan dari keluarga Rusli di Jakarta, Adhan langsung menghubungi camat
  • Adhan menilai kasus ini sebagai kelalaian serius dan mengingatkan seluruh lurah serta camat agar tidak menunda penanganan keluhan warga

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menegur keras Lurah Ipilo, Ariyanto Akudje.

Haryanto diduga mengabaikan warganya yang sakit selama sekitar tiga bulan.

Warga bernama Rusli tersebut diketahui tinggal seorang diri dan tidak mendapatkan perhatian dari pihak kelurahan. Hingga akhirnya polemik itu dilaporkan oleh keluarganya yang berada di Jakarta.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengatakan warga yang sakit tersebut sama sekali tidak ditangani aparat setempat. 

Akibat kelalaian ini, Ariyanto Akudje nyaris dicopot dari jabatannya.

Wali Kota Terima Laporan

Menurut Adhan, laporan pertama diterimanya melalui sambungan telepon dari keluarga warga itu yang berada di Jakarta.

“Mereka menelepon saya dari Jakarta dan menyampaikan bahwa ada keluarga mereka di Ipilo yang sudah sekitar tiga bulan sakit, tetapi tidak pernah dikunjungi dan tidak pernah ditangani,” ungkap wali kota.

Setelah menerima laporan tersebut, Adhan menyatakan langsung mengambil langkah cepat pada malam yang sama. 

Ia menghubungi camat setempat, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur Rumah Sakit untuk memastikan warga tersebut segera mendapatkan perawatan medis.

“Malam itu juga warga tersebut langsung dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Adhan menjelaskan, warga tersebut telah lama sakit dan selama itu pula tinggal seorang diri di rumah tanpa pendamping keluarga. 

Kondisi ini, menurutnya, seharusnya menjadi perhatian utama aparat kelurahan dan kecamatan.

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi warga tersebut dilaporkan mulai membaik. 

Politisi Gerindra itu mengaku telah melihat foto terbaru warga tersebut yang menunjukkan kondisi fisik yang lebih segar dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang kondisinya sudah agak membaik. Saya lihat fotonya sudah mulai segar. Saat ini dia sudah kembali tinggal sendiri di rumahnya,” ujarnya.

Wali kota dua periode itu menilai kejadian ini sebagai bentuk kelalaian serius dalam pelayanan kepada masyarakat. 

Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan tidak boleh mengabaikan persoalan warga, sekecil apa pun masalahnya.

Adhan juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki latar belakang dan kondisi sosial yang berbeda-beda, sehingga kepekaan dan kehadiran pemerintah menjadi sangat penting, terutama bagi warga yang sakit dan hidup seorang diri.

“Ini rakyat. Tidak boleh diperlakukan seperti itu,” tegas wali kota.

Melalui peristiwa ini, Wali Kota Gorontalo kembali mengingatkan seluruh camat dan lurah agar tidak pernah merasa jenuh dalam membantu warga dan tidak menunda penanganan setiap keluhan yang masuk. 

Baca juga: Anggota DPRD Gorontalo Mikson Yapanto dan Penambang Suwawa Sepakat Berdamai, Ini Alasannya

Rusli Sakit 3 Bulan

Sebelumnya, Lurah Ipilo bersama Polsek Kota Timur menindaklanjuti laporan mengenai warga bernama Muhamad Rusli (46).

Warga Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, itu terbaring lemah di tempat tidurnya.

Rusli tinggal sebatang kara di rumah yang tak layak huni. 

Saat disambangi aparat desa, rumah Rusli sangat berantakan, sampah berserakan menimbulkan bau menyengat.

Lurah Ipilo, Ariyanto Akudje, mengaku telah menghubungi keluarga Rusli.

"Pihak keluarga terkesan sudah tidak peduli lagi dan acuh tak acuh atas keadaannya," beber Ariyanto kepada wartawan pada awal November 2025.

Menurut Lurah Ariyanto, Rusli hanya bergantung bantuan dari tetangganya untuk kebutuhan pokok seperti makanan.

Sementara itu, Kapolsek Kota Timur sempat menyarankan Rusli untuk dibawa ke fasilitas kesehatan.

Bahkan saat kunjungan tim gabungan, tenaga medis Puskesmas Kota Timur memeriksa kondisi Rusli.

 

(TribunGorontalo.com/Wawan Akuba)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved