Rabu, 4 Maret 2026

Human Interest Story

Sosok Ucon, Kakek Penjual Kembang Api di Kawasan Kota Tua Gorontalo

Ucon memang bukan pedagang harian. Mata pencaharian utamanya adalah tukang kayu, kadang juga driver bentor

Penulis: WawanAkuba | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Ucon, Kakek Penjual Kembang Api di Kawasan Kota Tua Gorontalo
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
HUMAN INTEREST -- Ucon (77) penjual kembang api di kawasan Kota Tua, Kota Gorontalo. Ucon merupakan tukang kayu yang biasa menjadi sopir bentor. 

Ringkasan Berita:
  • Ucon, 77 tahun, tukang kayu sekaligus driver bentor, setiap Desember beralih profesi menjadi pedagang kembang api
  • Sudah satu dekade ia menekuni usaha musiman ini dengan modal awal Rp10 juta, demi memastikan anak-anaknya tetap bisa sekolah
  • Lapaknya berada di lokasi strategis dekat hotel-hotel, menjadi pusat perhatian saat pesta kembang api malam pergantian tahun

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Tepat di depan deretan pertokoan kawasan Kota Tua Gorontalo, di sebuah sudut Jalan Sutoyo, seorang pria paruh baya tampak serius berbincang dengan kawannya, Selasa siang (9/12/2025).

Di hadapannya, berjejer rapi kardus-kardus berisi kembang api dan petasan.

Dua benda yang kerap dianggap sama, padahal sejatinya berbeda. Kembang api biasanya meledak di udara, pecah menjadi warna-warni, sementara petasan justru menghasilkan suara ledakan keras.

Dua jenis dagangan inilah yang sejak satu dekade terakhir menjadi sumber rezeki musiman bagi Mohamad Abudi, atau yang akrab disapa Ucon, 77 tahun.

Lapak kecilnya berdiri di kawasan Kantor BSG Cabang Gorontalo, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan. Saat dihampiri, Ucon langsung berdiri, tersenyum, lalu memulai cerita.

“Saya sebetulnya tukang kayu,” ujarnya sambil menunjuk jajaran kembang api.

“Tapi kalau sudah masuk Desember, ya begini. Jualan kembang api dulu,” tambahnya.

Ucon memang bukan pedagang harian. Mata pencaharian utamanya adalah tukang kayu, kadang juga driver bentor, pekerjaan yang selama ini menghidupi tiga anaknya.

Baca juga: Jadwal Libur Sekolah SD-SMA Desember 2025, Lengkap Semua Provinsi Termasuk Gorontalo

Anak sulung sudah bekerja, anak kedua masih duduk di bangku SMP, sementara si bungsu kelas 5 SD.

“Yang penting mereka tetap sekolah,” katanya mantap.

Setiap akhir tahun, Ucon berganti peran. Ia menjual kembang api dengan modal awal Rp10 juta, modal yang menurutnya selalu dimulai dengan nekat.

“Tapi karena sudah 10 tahun, sudah bisa kira-kira hasilnya bagaimana,” ujarnya.

Keinginannya sederhana: modal kembali, lalu untung sedikit pun tak apa. Harga dagangannya bervariasi, dari yang kecil Rp5 ribu hingga kembang api jumbo seharga Rp850 ribu.

“Biasanya bos-bos yang beli yang mahal. Setahun sekali tidak apa-apa,” selorohnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved