BLT Kesra
BLTS Kesra di Kota Gorontalo Cair, Masyarakat Senang Dapat Modal Usaha
uluhan warga Kota Gorontalo tampak memadati kawasan Kantor Pos di Jalan Nani Wartabone, Kelurahan Ipilo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Puluhan-warga-Kota-Gorontalo-memadati-kawasan-Kantor-Pos.jpg)
Ia menyebut bahwa uang BLTS ini akan ia alokasikan sebagai modal usaha kecil di rumah.
"Mau buka kantin jualan Tinutuan dan es begitu," ungkapnya penuh syukur.
Sebagai informasi, lebih dari 27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dipastikan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Tahap 2.
Penyaluran BLTS Kesra dilakukan via bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia di seluruh daerah.
Bank himbara antara lain Mandiri, BTN, BRI, BNI, dan BSI.
Bantuan sosial senilai Rp900 ribu ini dicairkan secara bertahap mulai Senin (24/11/2025).
"Progres penyaluran BLTS Kesra (Kesejahteraan Rakyat) total 27.335.477 KPM sudah disalurkan," kata Gus Ipul, dilansir dari Kompas TV.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) melayani lebih dari 5 juta KPM, Bank Mandiri 4 juta KPM, dan BSI 489 KPM.
Lebih dari 27 Juta Keluarga Sudah Terima
Data Kementerian Sosial per Jumat (21/11/2025) mencatat sebanyak 27.335.477 keluarga telah menerima BLT Kesra.
Angka ini menunjukkan progres penyaluran yang terus berjalan sejak program dimulai.
Bagi penerima bantuan sembako reguler, total bantuan yang diterima lebih besar.
"Penerima bantuan Sembako reguler menerima Rp200 ribu per bulan, kali tiga (bulan) berarti Rp600 ribu. Dengan adanya BLTS sesuai kebijakan Presiden ini ada tambahan Rp900 ribu," kata Gus Ipul.
Artinya, keluarga yang masuk kategori penerima reguler mendapat total Rp1,5 juta, kombinasi dari bantuan sembako tiga bulan dan BLT Kesra.
Sementara keluarga yang baru masuk daftar hanya menerima BLTS senilai Rp900 ribu.
Selain BLT Kesra, pemerintah terus menyalurkan bantuan sosial reguler lainnya. Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan keempat sudah mencapai 9,4 juta keluarga, sedangkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tersalurkan kepada 6,8 juta penerima.
(TribunGorontalo.com/KompasTV)