Pelantikan PPPK Gorontalo
Kisah Yusrin Husain, 15 Tahun Jadi Honorer Kini Diangkat PPPK Paruh Waktu Gorontalo
Senyum tipis Yusrin Husain dari pinggir Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, menjadi pertanda kebahagiaan
Penulis: WawanAkuba | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yusrin-Husain.jpg)
Sementara itu, di sisi lapangan yang lain, Sri Wahyuni, staf administrasi SMP Negeri 11 Kota Gorontalo, juga membagikan kisah perjuangannya.
Kepada TribunGorontalo.com, Sri mengaku telah menjadi honorer sejak 2014, atau sekitar 10 tahun lalu. Setelah lulus kuliah, ia aktif mencari pekerjaan hingga akhirnya mendapat informasi dari kenalannya bahwa sekolah tersebut membutuhkan operator.
Baca juga: 1.821 PPPK Paruh Waktu Kota Gorontalo Resmi Dilantik, Lapangan Taruna Remaja ‘Mendadak’ Korpri
Tanpa pikir panjang, ia mendaftar dan sejak saat itu dipercaya menjadi operator sekolah, mengurus berbagai berkas digital yang dibutuhkan.
Sri mengakui bahwa secara ekonomi ia sempat mengalami kesulitan, namun tetap bersyukur karena telah diberi kesempatan.
“Menjadi honorer memang harus banyak sabar,” katanya.
Hari ini, Sri juga resmi diangkat sebagai PPPK paruh waktu. Ia berharap suatu saat bisa menjadi PPPK penuh waktu.
“Harapannya tentu bisa jadi PPPK penuh waktu,” ujar wanita yang mengaku ekonominya banyak dibantu oleh sang suami.
Kini, Sri telah memiliki anak. Ia harus membagi waktu antara pekerjaan kantor dan mengurus rumah tangga. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk bekerja secara profesional.
“Tugas ini sangat membutuhkan kehadiran saya. Jadi saya akan bekerja lebih ekstra lagi,” pungkasnya.
(TribunGorontalo.com/Wawan Akuba)