Maulid Nabi di Gorontalo
Ratusan Warga Antre Kue Walima di Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo Saat Maulid Nabi
Ratusan warga Gorontalo padati Masjid Agung Baiturrahim sejak subuh untuk antre kue walimah pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Walima-maulid-nabi.jpg)
Anak-anak dan lansia didahulukan dalam antrean, sehingga suasana religius berpadu dengan nilai kebersamaan.
Meskipun hujan sempat mengguyur, antusias warga tak surut.
Di halaman masjid, jalanan menjadi sempit karena arus keluar-masuk jamaah dari dalam masjid.
Pemandangan khas terlihat di dalam dan luar masjid deretan ibu-ibu menenteng nampan bertudung kain, anak-anak memeluk kotak kecil berisi kue, dan beberapa lansia duduk di kursi yang disiapkan sebagai area rehat.
Aroma kue tradisional khas Gorontalo memenuhi udara, berpadu dengan lantunan zikir yang masih terdengar dari pengeras suara.
Sejak pukul 06.00 - 07.00 Wita antrean kue masih berlangsung.
Roy Bumulo, Ketua Takmirul Masjid Baiturrahim menjelaskan alur pembagian dimulai dari barisan pezikir, disusul pemangku adat, jamaah umum, lalu anak-anak.
Titik pengambilan dipusatkan di bagian depan dekat mimbar, sementara jalur keluar diarahkan ke sisi utara.
Petugas masjid dan relawan bertugas mengurai simpul kerumunan, memberi aba-aba, serta membantu kelompok rentan.
Rangkaian perayaan dimulai Kamis (4/9/2025) pukul 21.00 WITA, berlanjut hingga Jumat (5/9/2025) pukul 04.00 WITA.
Tahun ini rangkaian dipersingkat karena bertepatan hari Jumat.
“Biasanya kalau jatuh di hari selain Jumat, kegiatan bisa sampai pukul 08.00 WITA. Karena hari ini Jumat, maka dipercepat supaya masjid bisa segera dibersihkan untuk salat Jumat,” ujar Roy.
Antrean juga diberlakukan untuk mengantisipasi warga tidak kebagian kue walima
"Antrian diberlakukan untuk mengantisipasi warga yang tidak kebagian, karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya banyak yang tidak sempat dapat,” katanya.
Soekamto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Gorontalo menyebutkan di tahun ini mereka mempersiapkan sekitar 500 walimah.